URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Truk kontainer dengan nopol H 8590 OA bermuatan 19 ton kapas terguling di tanjakan Tuntang, tepatnya setelah jembatan Tuntang dari arah Salatiga menuju Bawen, Jumat (18/3/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lagi! Tak Kuat Menanjak, Kontainer Muat Belasan Ton Kapas Terguling di Tanjakan Tuntang

Lagi! Tak Kuat Menanjak, Kontainer Muat Belasan Ton Kapas Terguling di Tanjakan Tuntang

Lagi! Tak Kuat Menanjak, Kontainer Muat Belasan Ton Kapas Terguling di Tanjakan Tuntang

featured-img

UNGARAN – Truk kontainer dengan nopol H 8590 OA bermuatan 19 ton kapas terguling di tanjakan Tuntang, tepatnya setelah jembatan Tuntang dari arah Salatiga menuju Bawen, Jumat (18/3/2022). Truk tersebut diduga tidak kuat menanjak sehingga melorot ke belakang dan menghantam satu unit kendaraan roda empat yang ada di belakangnya.

Pengemudi truk, Dwi menceritakan ia hendak mengirim kapas tersebut menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Saat melintas tanjakan Tuntang, tiba-tiba truk tidak kuat sehingga melorot ke belakang.

“Sebenarnya sudah ambil ancang-ancang, pindah ke gigi satu tapi tetep nggak kuat nanjak,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, truk yang dikemudikannya menghantam satu unit mobil berplat H 8813 EC hingga mengakibatkan bagian depan sebelah kiri ringsek serta kaca pecah.

“Alhamdulillah hanya luka ringan dan sudah ditangani. Tadi yang naik motor ada anak sekolah, tapi berhasil menghindar sehingga selamat,” terangnya.

Sementara terjadi ketersendatan di jalur Salatiga menuju Bawen karena posisi truk kontainer yang melintang dan menutup seluruh badan jalan dari arah Salatiga menuju Bawen sehingga petugas dari Satlantas Polres Semarang memberlakukan contraflow untuk mengurai simpul kemacetan. (win)

BACA JUGA :

Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan