KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Lagi! Tak Kuat Menanjak, Kontainer Muat Belasan Ton Kapas Terguling di Tanjakan Tuntang

Lagi! Tak Kuat Menanjak, Kontainer Muat Belasan Ton Kapas Terguling di Tanjakan Tuntang

Lagi! Tak Kuat Menanjak, Kontainer Muat Belasan Ton Kapas Terguling di Tanjakan Tuntang

UNGARAN – Truk kontainer dengan nopol H 8590 OA bermuatan 19 ton kapas terguling di tanjakan Tuntang, tepatnya setelah jembatan Tuntang dari arah Salatiga menuju Bawen, Jumat (18/3/2022). Truk tersebut diduga tidak kuat menanjak sehingga melorot ke belakang dan menghantam satu unit kendaraan roda empat yang ada di belakangnya.

Pengemudi truk, Dwi menceritakan ia hendak mengirim kapas tersebut menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Saat melintas tanjakan Tuntang, tiba-tiba truk tidak kuat sehingga melorot ke belakang.

“Sebenarnya sudah ambil ancang-ancang, pindah ke gigi satu tapi tetep nggak kuat nanjak,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, truk yang dikemudikannya menghantam satu unit mobil berplat H 8813 EC hingga mengakibatkan bagian depan sebelah kiri ringsek serta kaca pecah.

“Alhamdulillah hanya luka ringan dan sudah ditangani. Tadi yang naik motor ada anak sekolah, tapi berhasil menghindar sehingga selamat,” terangnya.

Sementara terjadi ketersendatan di jalur Salatiga menuju Bawen karena posisi truk kontainer yang melintang dan menutup seluruh badan jalan dari arah Salatiga menuju Bawen sehingga petugas dari Satlantas Polres Semarang memberlakukan contraflow untuk mengurai simpul kemacetan. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]