KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Langgar Prokes Saat PPKM Darurat, Gugus Covid Bubarkan Resepsi dan Sita Kursi Pengantin

Langgar Prokes Saat PPKM Darurat, Gugus Covid Bubarkan Resepsi dan Sita Kursi Pengantin

Langgar Prokes Saat PPKM Darurat, Gugus Covid Bubarkan Resepsi dan Sita Kursi Pengantin

Danramil 04 Bringin Kapten Agung Kartika saat  membubarkan  hajatan,  jumat 16 juli sore.

RASIKAFM – Nekat menyelenggarakan pesta pernikahan saat diterapkannya PPKM Darurat Jumat tanggal 16 Juli 2021, team Gugus COVID-19 kecamatan Bringin membubarkan sebuah pesta Hajatan acara pernikahan dirumah ST Dusun Bantar RT. 02/01 Desa Popongan Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang.

Kepada rasikafm.com Danramil 04 Bringin Kapten Agung Kartika menjelaskan sebelum dibubarkannya acara itu Satgas jauh jauh hari sudah memberi edukasi dan arahan agar tuan rumah tidak mengadakan kerumunan, namun karena membandel dan tidak taat aturan, akhirnya petugas bertindak.

“Saat team datang kelokasi sedang berlangsung pesta pernikahan terlihat jelas ada kerumunan hingga kami bertindak tegas” kata Danramil 04/Bringin Kapten Inf FX. Agung Kartika.

Agung menambahkan meski dibubarkan Satgas tidak memberikan sanksi. “Pasca kejadian tersebut memang tidak ada sanksi, hanya kursi pengantin disita dibawa ke Polsek dan dikembalikan lagi, dikasih waktu 1 jam untuk bongkar tenda resepsi” tambah Danramil.

Menurutnya saat Satgas datang tamu undangan belum sempat menikmati hidangan sehingga makanan masih utuh, bahkan tamu yang panik lantas membubarkan diri,

Pembubaran acara pesta pernikahan (Video: Do.k humas Koramil Bringin)

“Kalau mau menikah silakan, datang ke KUA sesuai ketentuan, tapi tidak boleh mengundang orang hingga ada kerumunan. Saat sosialisasi itu Tuan rumah menjawab nggih, nggih (iya, iya) saja,” tambahnya.

Ia menambahkan sebelumnya Satgas Covid-19 Kecamatan Bringin menerima laporan di Dusun Bantar Desa Popongan ada yang membandel dengan tetap mengadakan resepsi pernikahan dengan mengundang banyak orang. Dia memperkirakan ada sekitar 150 tamu undangan yang hadir tanpa protokol kesehatan.

“Karena dari lingkungan tidak ada yang berani menegur, kami terpaksa melakukan pembubaran paksa. Kami datang bersama Kapolsek dan Camat sekaligus memberi pemahaman tentang bahayanya penularan Covid-19,” terangnya.

Sementara itu pantauan media, pelaksanaan pembubaran paksa acara pernikahan dirumah ST berjalan lancar. Hadir pula Camat Bringin Bambang Arif Wijaya dan Kapolsek Bringin AKP Suyanto dengan Kasi Trantib Sudardi, tokoh pemuda serta Ketua RT. ( rief )

Kabar Terkini

POPULER

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Warung Murah Berkah di Jalan Nakula Sadewa, Salatiga, menyajikan mangut kepala manyung dan sekitar 20 menu masakan Jawa setiap hari. Warung milik Hariyani ini buka pukul 06.30–14.00 WIB dengan harga terjangkau, mulai Rp5.000, termasuk kepala manyung Rp25.000–Rp40.000, serta ramesan sekitar Rp10.000.
Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat
[pekok2]