KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Lansia Asal Sukoharjo Ditemukan Meninggal Dunia Usai Dua Hari Hanyut Di Sungai Buntung

Lansia Asal Sukoharjo Ditemukan Meninggal Dunia Usai Dua Hari Hanyut Di Sungai Buntung

Lansia Asal Sukoharjo Ditemukan Meninggal Dunia Usai Dua Hari Hanyut Di Sungai Buntung

SEMARANG – Seorang lansia ditemukan meninggal dunia setelah hanyut selama dua hari di Sungai Buntung yang terletak di Desa Ngasinan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo Jumat (19/11/2021).

Korban bernama Atmo Wiyono (81) warga Ngasinan RT 2 RW 3, Desa Ngasinan Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo ditemukan oleh Tim SAR 0Gabungan pada pukul 09.40 WIB.

“Korban berhasil ditemukan di aliran sungai Buntung, tepatnya di Dukuh Lengking Desa Cendini Kecamatan Bulu. Jarak dari tempat kejadian kurang lebih 5,1 kilometer,” ujar Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto kepada wartawan.

Ia menjelaskan, kejadian itu bermula ketika korban, pada Rabu (17/11) sekitar pukul 23.30 WIB, keluar dari rumah berjalan kearah sungai Buntung. Pada saat itu, ada saksi yang melihat korban menuju sungai sendirian dan membawa tongkat, namun sampai pagi tidak pulang ke rumah.

“Korban sudah sepuh diduga korban terpeleset dan jatuh ke sungai. Tongkat korban juga ditemukan di tepi sungai,” bebernya.

Setelah mendapat informasi tersebut, kemudian pihaknya melakukan pencarian dengan metode susur Sungai dari titik ditemukannya tongkat ke arah hilir.

“Kondisi kedalaman sungai Buntung bervariasi 1 meter hingga 2 meter dan lebar mencapai 3 meter,” ucapnya.

Dengan ditemukannya korban maka operasi Tim SAR Gabungan dinyatakan selesai dan dikembalikan kesatuan masing-masing. Selanjutnya, jasad korban dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]