URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sigit Waryono seorang pria warga Getasan Kabupaten Semarang meluncurkan layanan asisten belanja di pasar tradisional maupun moderen.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Launching dBelanjain Manjakan Warga Salatiga Saat Pandemi

Launching dBelanjain Manjakan Warga Salatiga Saat Pandemi

Launching dBelanjain Manjakan Warga Salatiga Saat Pandemi

featured-img

Masih adanya Pandemi Covid-19 memaksa warga membatasi aktivitasnya di luar rumah. Tak terkecuali warga di Salatiga, sebagian dari mereka bahkan sulit mendapatkan bahan pangan yang dibutuhkan,
Kendala inilah yang kemudian dijawab oleh Sigit Waryono seorang pria warga Getasan Kabupaten Semarang meluncurkan layanan asisten belanja di pasar tradisional maupun moderen.

Layanan yang dinamai dBelanjain tersebut dilaunching, di kantornya yang berada di area Pasar Andong Salatiga, Senin (29/11/2021).

Sigit Waryono owner dBelanjain saat ditemui rasikafm.com disela acara mengatakan, layanan ini diluncurkan agar transaksi jual beli di pasar tradisional tetap bisa terlaksana tanpa melanggar protokol kesehatan.

“Social dan physical distancing juga tetap bisa dilakukan. Warga bisa mudah berbelanja menggunakan layanan kami dBelanjain. Mitra kami sebagai asisten akan membantu menalangi barang yang hendak dibeli,”kata Sigit didampingi Sahonoe owner Jegg Boy & Girl.

Sigit Waryono, Owner dBelanjain saat diwawancarai Rasika FM

Diungkapkan Sigit, dilaunchingnya dBelanjain ini sebagai bentuk keprihatinan ditengah maraknya perdagangan digitalisasi, sehingga mereka para pedagang tradisional sedikit mengalami penurunan omset dan bahkan gulung tikar.

“Jadi kami launching layanan ini, adalah suatu cara untuk mengangkat para pedagang tradisional agar perekonomianya kembali bangkit dan pulih. Jadi dBelanjain ini sebegai jembatan antara customer dan pedagang tradisional” Ungkap pria lulusan University of Wollongong Australia ini

Halaman 1 dari 2

BACA JUGA :

Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon