URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sigit Waryono seorang pria warga Getasan Kabupaten Semarang meluncurkan layanan asisten belanja di pasar tradisional maupun moderen.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Launching dBelanjain Manjakan Warga Salatiga Saat Pandemi

Launching dBelanjain Manjakan Warga Salatiga Saat Pandemi

Launching dBelanjain Manjakan Warga Salatiga Saat Pandemi

featured-img

Sigit menambahkan dBelanjain selalu sambang ke pedagang tradisional untuk mengenalkan diri serta mengajak untuk bersama sama/bergabung, sehingga saat dBelanjain datang mereka tahu dan memberikan harga sesuai yang kita harapkan.

“Harapan kami semua pedagang tradisional dipasar bisa kerjasama dengan kita, sehingga kita juga bisa turut mendukung progam pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid 19,”tandasnya.

Ditambahkan Sigit, untuk sistem pelayanannya, konsumen bisa mengakses atau memesan melalui nomor WA 087872003500.”Para konsumen bisa memesan barang barang apa saja yang dibutuhkan, misalkan bumbu dan kebutuhan lainya, dan kami akan berusaha mencarikan apa yang dibutuhkan terutama di pasar tradisional dan kami berusaha akan memberikan layanan yang terbaik,”tambahnya.

Ketika ditanya biaya pelayanan, Sigit menuturkan, untuk biaya pelayanan, untuk pelanggan yang order pertama kali kami berikan gratis untuk area dalam Kota Salatiga. Sedangkan untuk biaya selanjutnya kami tarif untuk dalam Kota Salatiga Rp 5 ribu, sedangkan luar Kota Salatiga dihitung seberapa jauh jaraknya.

“Jadi tarif lima ribu itu, untuk konsumen/pelanggan bisa berbelanja apa saja tanpa ada batasan itemnya. Dan itu khusus belanja di pasar tradisional. Sedangkan yang dibatasi jumlah itemnya itu yang belanja di pasar moderen,”terangnya.

Halaman 2 dari 2
✓ Selesai Dibaca

BACA JUGA :

Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon