KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Libur Tahun Baru, Ganjar Minta Bupati/Wali Kota Pelototi Destinasi Wisata: Kalau Nggak Taat, Tutup!

Libur Tahun Baru, Ganjar Minta Bupati/Wali Kota Pelototi Destinasi Wisata: Kalau Nggak Taat, Tutup!

Libur Tahun Baru, Ganjar Minta Bupati/Wali Kota Pelototi Destinasi Wisata: Kalau Nggak Taat, Tutup!

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengapresiasi masyarakat yang mendukung program pemerintah untuk tidak mudik selama libur Natal dan tahun baru. Menurut Ganjar, dari hasil evaluasi mudik Natal, tidak ada peningkatan berarti masyarakat ke Jawa Tengah.

“Prediksinya kan kemarin 4 juta, tapi kenyataannya tidak ada sejuta. Tapi kita pantau terus, apakah terjadi lonjakan sampai akhir minggu ini. Saya mengucapkan terimakasih pada masyarakat yang mau mendukung dan mematuhi imbauan untuk tidak mudik saat Natal dan tahun baru,” kata Ganjar.

Dukungan masyarakat itu lanjut Ganjar sangat membantu. Ia berharap, masyarakat tetap di tempat masing-masing saat libur tahun baru nanti.

“Mudah-mudahan masyarakat ikhlas mendukung, libur tahun baru nanti tetap seperti ini, di tempat masing-masing. Insyaallah anda bisa berkegiatan dengan nyaman apalagi sudah divaksin, prokesnya ketat dan tidak berkerumun,” jelasnya.

Ganjar juga meminta masyarakat tidak merayakan tahun baru dengan berlebihan. Ganjar meminta agar masyarakat tidak menggelar pesta kembang api, berkerumun dan melakukan kegiatan-kegiatan secara beramai-ramai.

“Kalau ini bisa dilaksanakan, kita bisa mengendalikan terjadinya potensi kenaikan,” pungkasnya.

Dari data yang ada, untuk kendaraan yang masuk ke Jateng periode 17-24 Desember sebanyak 895.838. Sementara untuk penumpang transportasi umum yang datang ke Jateng pada periode itu tercatat hanya 293.492 orang. Padahal diprediksi, total 4 juta lebih pemudik yang akan datang ke Jawa Tengah pada mudik Natal dan tahun baru.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.
Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
[pekok2]