URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Lomba Mancing Ning Kali yang memperebutkan Piala Kapolrestabes Semarang di bantaran sungai Banjir Kanal Barat, Kota Semarang dimulai, Minggu (17/7/2022) pagi. Ribuan peserta terlihat sangat antusias memeriahkan perlombaan dalam rangka Hari Ulang Tahun Bhayangkara (HUT) ke-76 tersebut.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lomba Mancing Ning Kali Piala Kapolrestabes Semarang Dimulai, Hadiah Utama Cepat Didapat

Lomba Mancing Ning Kali Piala Kapolrestabes Semarang Dimulai, Hadiah Utama Cepat Didapat

Lomba Mancing Ning Kali Piala Kapolrestabes Semarang Dimulai, Hadiah Utama Cepat Didapat

Triyono warga Pamularsih, Kota Semarang (baju hijau) mendapatkan lele berpita satu pertanda hadiah utama yakni sepeda motor dengan waktu kurang dari satu jam pada Lomba Mancing Ning Kali memperebutkan Piala Kapolrestabes Semarang di bantaran sungai Banjir Kanal Barat, Kota Semarang Minggu, (17/7/2022)
featured-img

SEMARANG – Lomba Mancing Ning Kali yang memperebutkan Piala Kapolrestabes Semarang di bantaran sungai Banjir Kanal Barat, Kota Semarang dimulai, Minggu (17/7/2022) pagi. Ribuan peserta terlihat sangat antusias memeriahkan perlombaan dalam rangka Hari Ulang Tahun Bhayangkara (HUT) ke-76 tersebut.

Salah satu peserta, Triyono langsung tancap gas melempar umpan ke sungai. Tanpa waktu lama, sekitar 45 menit menunggu, pria warga Pamularsih, Kota Semarang ini mendapatkan tarikan pertamanya.

Ia kaget, saat ikan berhasil dinaikan kedaratan, umpan cacingnya itu ternyata disambar ikan lele satu pita dimana itu adalah pertanda hadiah utama yakni sepeda motor yang didapatkan dengan yang cepat.

“Tarikan pertama langsung lhessss mantap. Rasanya asyik banget. Habis ini mau lanjut lagi masih ada 2 motor yang berenang (dua lele berpita),” ujarnya di lokasi kejadian.

Ia mengaku sangat terheran-heran mendapatkan hadiah utama pada perlombaan ini. Hal itu karena banyak sekali pemancing yang jago mengikuti kompetisi ini.

Selanjutnya, tak berselang lama, sekitar dua puluh menit berselang, hadiah terbesar kedua yakni juga sepeda motor didapatkan oleh pemancing asal Boja, Kabupaten Kendal bernama Nanda. Ikan lele seberat 4 kilogram itu ia dapat setelah menunggu hampir satu jam.

Namun, dari hasil yang diperolehnya, para peserta sempat protes lantaran ikan tangkapannya itu dinaikan kedaratan dengan cara dijaring menggunakan jaring serok ikan. Akan tetapi, ia menyebut bahwa yang menyerok ikan tangkapannya adalah panitia.

“Saya gak bawa jaring (jaring serok ikan), tadi yang menaikan ikannya inisiatif dari panitianya sendiri,” bebernya.

Ketua Panitia Mancing Ning Kali, Zulkarnain mengatakan bahwa keputusan dan tindakan yang dilakukan oleh panitia sudah sesuai dengan peraturan yang dibuat. Ia meminta kepada para peserta untuk menghormati peraturan yang telah ditetapkan.

“Setiap peraturan itu berbeda. Kita dari awal sudah memberi tahu persyaratan dan peraturan kepada peserta,” jelasnya.

Disisi lain, ia menuturkan, dalam perlombaan kali ini, pihaknya mencatat ada 1.430 peserta yang siap untuk mengadu keberuntungannya dalam memperoleh hadiah utama. Ia juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi para peserta dalam mengikuti lomba dengan baik dan tertib.

“Animo masyarakat cukup tinggi hingga hari H masih banyak yang antusias,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa perlombaan ini rencananya akan menjadi event tahunan yang rutin dengan melibatkan masyarakat dan para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal tersebut bertujuan agar bisa menyokong perekonomian daerah.

“Kami juga mempromosikan Kota Semarang agar lebih dikenal oleh masyarakat dari luar Semarang. InsyaAllah event ini akan menjadi agenda tahunan rutin,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Iswar Aminudin mengapresiasi atas kegiatan yang telah diselenggarakan ini. Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada para panitia dan berharap perlombaan ini dapat menjadi event atau agenda rutin.

“Kegiatan Mancing Ning Kali ini bisa memberikan semangat untuk warag Kota Semarang. Kegiatan ekonomi setelah pandemi sudah dapat kita mulai, sedikit demi sedikit bisa mengangkat ekonomi kerakyatan dan berharap aktivitas bisa kembali normal,” imbuhnya.

Dalam pantauan di lokasi, pada pukul 12.00 WIB, hadiah utama sepeda motor berikutnya belum ada yang mendapatkan. Rencananya, pada pukul 13.00 WIB, perlombaan akan diakhiri dan peserta akan diundi doorprize berupa mesin cuci dan barang elektronic lainnya.

Kemudian, setelah lomba memancing selesai, panitia juga akan melepaskan ikan lele sebanyak 2 ton untuk dipancing secara gratis oleh warga sekitar.

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved