URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

featured-img

Semarang, 22 Juli 2026 – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah bersama Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk membahas penguatan kerja sama di bidang pendidikan, kebudayaan, serta hubungan persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Gus Rozin, yang berdialog langsung dengan jajaran Konsulat Jenderal Tiongkok mengenai berbagai peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, pesantren, perguruan tinggi, dan masyarakat luas. Dalam pertemuan ini juga turut hadir Rektor Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS), Rektor IAI Khozinatul Ulum, Rektor IPMAFA, serta Ketua LP Ma’arif NU Jawa Tengah.

Dalam pertemuan tersebut, Konsulat Jenderal Tiongkok menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada almarhum Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), atas dedikasinya dalam menjaga perdamaian, memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Tiongkok, serta memperjuangkan hak-hak masyarakat keturunan Tionghoa di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Gus Rozin, menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan nilai-nilai perjuangan Gus Dur, khususnya dalam membangun perdamaian, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, serta mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok.

Dalam kesempatan itu, Gus Rozin juga menekankan pentingnya penguatan kerja sama di bidang pendidikan. Salah satu usulan yang disampaikan adalah penyediaan tenaga pengajar Bahasa Mandarin langsung dari Tiongkok untuk mendukung kebutuhan pembelajaran bahasa yang terus meningkat di Indonesia. Selain itu, Gus Rozin mendorong adanya kemudahan bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di berbagai perguruan tinggi di Tiongkok melalui program beasiswa, kemudahan pengurusan visa, serta penyelenggaraan program kunjungan bagi kepala sekolah, rektor, dan pengasuh pesantren ke Tiongkok sebagai bagian dari pengembangan jejaring pendidikan.

Menanggapi usulan tersebut, pihak Konsulat Jenderal Tiongkok menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Gus Rozin dalam memperkuat kerja sama pendidikan yang selama ini telah terjalin dengan berbagai institusi di Tiongkok. Konsulat menyatakan kesiapannya untuk menyediakan tenaga pengajar Bahasa Mandarin asli dari Tiongkok guna memenuhi tingginya kebutuhan pengajaran bahasa tersebut di Indonesia.

Di bidang keimigrasian, Konsulat Jenderal Tiongkok menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi proses pengurusan visa bagi berbagai program kerja sama. Pihak Konsulat juga membuka ruang koordinasi apabila PWNU Jawa Tengah maupun lembaga pendidikan di bawah naungannya memerlukan dukungan dalam proses tersebut.

Konsulat Jenderal Tiongkok juga mendorong para pimpinan perguruan tinggi, termasuk para rektor, untuk melakukan kunjungan ke Tiongkok guna memperluas jejaring akademik, riset, dan kolaborasi internasional.

Dalam suasana penuh keakraban, pihak Konsulat menyatakan kesediaannya untuk kembali menghadiri berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh PWNU Jawa Tengah maupun perguruan tinggi di Jawa Tengah. Selain itu, mereka juga mengundang Gus Rozin untuk melakukan kunjungan balasan ke Surabaya.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Konsulat Jenderal Tiongkok berencana mengundang Gus Rozin kembali dalam agenda resmi yang akan diselenggarakan di Jawa Tengah sebelum akhir tahun 2026. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok, sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja sama di bidang pendidikan, kebudayaan, dan pengembangan sumber daya manusia.

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID
Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Semarang menurun menjadi 35 kasus pada semester pertama 2026 setelah sebelumnya terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. DP3AKB Kabupaten Semarang menyampaikan penurunan tersebut saat peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026), sembari menegaskan perlindungan anak berkebutuhan khusus tetap diprioritaskan melalui pendampingan korban, pencegahan perundungan, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan rencana beasiswa bagi 1.682 anak inklusi pada 2027.
Hari Anak Nasional, DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel, Pemkab Perkuat Perlindungan Anak Inklusi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga