URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pria nekat maling brankas di cafe yang dulu pernah ia bekerja di daerah Sumurboto, Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Untuk mengelabuhi aksi kejahatannya, mantan karyawan ini cosplay atau menyerupai menjadi emak-emak yang menggunakan daster bermotif batik dan jilbab warna biru.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Maling Brankas, Mantan Karyawan Cafe di Semarang Cosplay Jadi Emak Berdaster dan Berjilbab

Maling Brankas, Mantan Karyawan Cafe di Semarang Cosplay Jadi Emak Berdaster dan Berjilbab

Maling Brankas, Mantan Karyawan Cafe di Semarang Cosplay Jadi Emak Berdaster dan Berjilbab

featured-img

SEMARANG – Seorang pria nekat maling brankas di cafe yang dulu pernah ia bekerja di daerah Sumurboto, Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Untuk mengelabuhi aksi kejahatannya, mantan karyawan ini cosplay atau menyerupai menjadi emak-emak yang menggunakan daster bermotif batik dan jilbab warna biru.

Wakapolrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi mengatakan, tersangka yang diamankan ini bernama Imbauwan Angga Dewangga warga Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik Semarang. AKBP Ardi menyebut, pria berusia 29 tahun ini mencuri brangkas yang berisikan uang Rp. 5 juta.

“Tersangka adalah mantan karyawan di lokasi ia mencuri. Modusnya cukup unik, menggunakan daster dan jilbab,” ujar Ardi saat rilis kasus di Mapolrestabes Semarang, Senin (3/10/2022).

Dirinya menjelaskan, peristiwa pencurian ini diketahui ketika Jumat (9/9/2022) sekira pukul 09.00 WIB, seorang kasir bernama Agung Wijoyono hendak melakukan kegiatan bekerja. Seperti biasanya, Agung pertama kali mengecek uang yang ada di dalam brangkas.

Namun, ketika di tempat persembunyian brangkas, Agung melihat wadah penyimpanan uang itu hilang. Mengetahui telah terjadi kemalingan, kasir ini kemudian melaporkannya ke pengelola cafe lalu diteruskan dengan membuat laporan ke kepolisian.

“Kita kemudian lakukan penyelidikan awal dan didapati CCTV tersangka melakukan aksinya mengendap-endap dan saat mencuri menggunakan daster dan jilbab,” paparnya.

Sementara itu, tersangka mengaku nekat melakukn pencurian untuk membayar utang. Lalu untuk ide tersebut ia dapat dengan tidak sengaja melihat daster dari jemuran pakian tetangganya. Kemudian untuk jilbabnya ia ambil dari adiknya.

Ia juga mengaku apes karena usai melakukan pencurian kunci motornya jatuh di dekat lokasi kejadian. Lalu ia pulang ke rumah memesan ojek online untuk mengambil uang dan kembali menyewa jasa layanan pengangkut berupa mobil pickup untuk kabur membawa hasil curiannya.

“Ada jemuran tetangga kemudian dapet ide buat ngelabuhin pakai daster. Kunci motor saya jatuh saat manjat, lalu pesan ojek online buat pulang ambil uang kemudian balik lagi ke lokasi nyewa jasa angkut barang buat bawa brangkas sama motor saya,” bebernya.

Sementara itu, Kanit Pidum Satreskrim Polrestabes Semarang, Iptu Andika Oktavian Saputra menjelaskan, pelaku berhasil terungkap ketika dalam pemeriksaan CCTV, tingkah laku dari pelaku dikenal oleh para karyawan.

“CCTV kita dalami kemudian salah satu karyawan ada yang mengenali dari perawakan dan gerakan pernah tinggal disini (lokasi kejadian),” imbuhnya.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam dengan pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman lima tahun penjara.

BACA JUGA :

Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved