URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Musim kemarau membawa berkah bagi petani melon di Kabupaten Semarang, khususnya bagi mereka yang membudidayakan melon varietas sweet net di Dusun Bodean, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus. Di lokasi Mini Zoo dan Green House Bodean, sekitar 1.100 tanaman melon sweet net sedang dipanen, menghasilkan hingga 9 kuintal melon berkualitas premium dengan harga Rp30 ribu per kilogram.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Manis dan Renyahnya Melon Sweet Net, Hasil Budidaya Petani Pringapus

Manis dan Renyahnya Melon Sweet Net, Hasil Budidaya Petani Pringapus

Manis dan Renyahnya Melon Sweet Net, Hasil Budidaya Petani Pringapus

Pengunjung Mini Zoo dan Green House Bodean sedang memilih melon sweet net sebelum dipetik, Rabu (4/9/2024). Foto: win
Pengunjung Mini Zoo dan Green House Bodean sedang memilih melon sweet net sebelum dipetik, Rabu (4/9/2024). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Musim kemarau mendatangkan berkah tersendiri bagi petani melon di Kabupaten Semarang. Terlebih melon varietas sweet net yang dibudidayakan oleh petani di Dusun Bodean, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang.

Salah satu lokasi pengembangan melon kualitas premium tersebut adalah Mini Zoo dan Green House Bodean. Tak kurang dari 1.100 tanaman melon sweet net dikembangkan di sini yang kini telah memasuki masa panen.

Pengelola Mini Zoo dan Green House Bodean, Ulul Afik Mafrukhan mengatakan, musim kemarau saat ini mendatangkan berkah tersendiri. Tanaman budidayanya berkembang maksimal sehingga memiliki kualitas yang baik.

“Melon jenis ini butuh suhu panas yang ekstra, karena kalau kelembaban tinggi rentan bakteri dan virus,” ujarnya ditemui di sela panen melon, Rabu (4/9/2024).

Ia mulai melakukan penyemaian pada awal Juli lalu dengan hari setelah tanam (HST) pada tanggal 10 Juli. Setelah umur 65 hari, melon ini baru bisa dipanen.

“Karena rentan virus dan bakteri, melon ini butuh perawatan ekstra,” kata dia.

Pada musim panen kali ini, lanjutnya, dari 1.100 batang tanaman bisa menghasilkan hingga 9 kuintal melon sweet net. Harganya dibanderol Rp30 ribu per kilogram, artinya omzet yang diraup bisa mencapai Rp27 juta.

“Kalau di perkotaan, harga per kilonya bisa mencapai Rp50 ribu,” jelasnya.

Keunggulan melon varietas sweet net ini adalah memiliki rasa manis alami hingga mencapai skala 14 brix. Selain itu teksturnya renyah, daging buah berwarna jingga, dan tahan lama.

“Bahkan kalau tidak disimpan di kulkas, bisa tahan 2 bulan dengan tekstur dan rasa yang tidak berubah,” paparnya.

Di lokasi budidaya melon sweet net yang dikelolanya ini, ditawarkan juga wisata petik melon langsung dari kebun. Pengunjung bebas memilih dan memetik sesuka hati sambil menikmati suasana kebun.

“Ada petugas yang akan memandu dan membantu untuk memilihkan melon mana yang siap petik,” imbuhnya.

Irma (34), salah seorang pengunjung mengaku baru pertama kali datang untuk memetik melon sweet net secara langsung.

“Selama ini tahunya melon lokal yang biasa itu. Ternyata dekat rumah ada budidaya melon sweet net,” kata dia.

Sebagai informasi, wisata petik melon di Mini Zoo dan Green House Bodean ini mulai buka pukul 08.00-17.30 WIB. (win)

BACA JUGA :

Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
molinas
Menimbang Motor Listrik Nasional, Antara Transisi Energi, Risiko Kemacetan, dan Keselamatan Jalan