URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Merasa Kecewa, Keluarga Korban Pemerkosaan Tuntut Tiga Terduga Pelaku Diproses Hukum

Merasa Kecewa, Keluarga Korban Pemerkosaan Tuntut Tiga Terduga Pelaku Diproses Hukum

Merasa Kecewa, Keluarga Korban Pemerkosaan Tuntut Tiga Terduga Pelaku Diproses Hukum

featured-img

UNGARAN – Kasus tindak pemerkosaan terhadap DP yang berhasil diungkap oleh Polres Semarang beberapa waktu lalu tidak serta merta membuat keluarga korban merasa puas. Keluarga dan kuasa hukum DP mendatangi Kantor Kejaksaan Ambarawa, Senin (27/9/2021). Mereka menyerahkan berkas pendukung agar aparat penegak hukum profesional dalam penanganan kasus tersebut.

“Saya mendesak aparat penegak hukum tidak tergesa-gesa dalam penyusunan berkas ini. Sebagai pembanding, kami serahkan berkas yang memuat kronologis dan hal-hal lain ke kejaksaan untuk dicermati,” jelas kuasa hukum DP, Yohanes Sugiwiyarno.

Yohanes mengatakan kedatangan ke kejaksaan tersebut adalah tindaklanjut dari rilis Polres Semarang terhadap kasus perkosaan yang menimpa kliennya.

“Kami merasa kecewa karena hanya satu tersangka yang ditetapkan, yakni GAP. Ini jelas tidak bisa terima karena unsur turut serta yang diduga dilakukan tiga orang diabaikan. Hanya ada satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan,” paparnya.

Selain langkah tersebut, kata Yohanes, pihaknya juga mengirim surat ke Komnas Perlindungan Perempuan.

“Apapun kondisi dan latar belakang korban, dia adalah perempuan yang harus dilindungi,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, seorang satpam di villa daerah Bandungan Kabupaten Semarang melakukan pemerkosaan kepada seorang perempuan. Dari empat orang yang diperiksa, satu diantaranya ditetapkan sebagai tersangka. (win)

BACA JUGA :

Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan