KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Mesin Oven Terlalu Panas, Pabrik Prime Diva Briket Jetis Patemon Terbakar

Mesin Oven Terlalu Panas, Pabrik Prime Diva Briket Jetis Patemon Terbakar

Mesin Oven Terlalu Panas, Pabrik Prime Diva Briket Jetis Patemon Terbakar

Foto: Dok./IST

[@]Musibah kebakaran itu menimpa pabrik Briket CV. Prime Diva Briket didusun Jetis RT 08 RW 5 desa Patemon Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang,Kamis (24/08/2023) sore.

Kasus kebakaran pabrik briket ini terjadi diduga karena mesin oven terlalu panas.
Bahkan dalam catatan warga sekitar, musibah kebakaran pabrik briket arang tersebut telah terjadi tiga kali dalam kurun waktu 3 tahun.

Kepada rasikafm.com Komandan Regu PMK pos Tengaran, Kisworo mengatakan setelah pihaknya menerima informasi tentang kebakaran pabrik briket tersebut, dia dan pasukan segera mendatangi TKP, namun karena api yang besar, Damkar Tengaran kemudian meminta bantuan 2 unit mobil damkar dari kota Salatiga, “penyebab sementara kebakaran terjadi karena mesin oven yang terlalu panas, oleh pekerja, ruangan oven tersebut sudah berupaya dipadamkan namun tidak berhasil, sampai pmk datang ke TKP” ujar Kisworo.

Kisworo menambahkan, petugas PMK menerima info kebakaran pada pukul 14.37 wib. “menurut salah satu pegawai yang mengawasi bagian open, proses pembakaran briket sudah selesai pagi hari namun tiba-tiba kepulan asap muncul dari dalam open hingga memenuhi seluruh bagian bangunan. Setelah dilakukan pengecekan, open yang sudah dalam posisi mati ternyata terlihat adanya bara api dari bawah tumpukan briket” tambah Kisworo.

Sementara itu, Salah satu mandor perusahaan yang mengetahui kejadian ini langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Api baru berhasil dipadamkan pukul 16.48 wib setelah 3 PMK ke tkp.

Sementara itu menurut mbah Dirjo, warga Jetak, kebakaran di pabrik Arang itu tahun lalu juga terjadi namun apinya tidak sebesar sekarang, “kalo saya tidak salah ingat pabrik arang milik pak Bardi ini hari kamis tanggal 13 Agustus tahun 2020 juga pernah terbakar” ujar Dirjo.

Pantauan wartawan kebakaran dipabrik ini sempat menarik perhatian warga sekitar, apalagi kebakaran terjadi sore hari saat bubaran karyawan pabrik disekitar Klero, Butuh dan Tengaran.

– Kisworo saat diwawancarai Rasika
– Suasana saat PMK memadamkan pabri kareng Patemon

Kabar Terkini

POPULER

Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]