URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Lantunan dzikir dan doa bersama dilaksanakan di SMPN 1 Bandungan, Kabupaten Semarang untuk memohon kelancaran dan kesuksesan dalam Pelaksanaan Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) Kelas IX Tahun Ajaran 2023. Kegiatan spiritual ini bertujuan membangun karakter peserta didik dan meningkatkan prestasi akademik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mohon Kelancaran PSAJ, SMPN 1 Bandungan Ketuk Pintu Langit Lewat Istighotsah

Mohon Kelancaran PSAJ, SMPN 1 Bandungan Ketuk Pintu Langit Lewat Istighotsah

Mohon Kelancaran PSAJ, SMPN 1 Bandungan Ketuk Pintu Langit Lewat Istighotsah

Lantunan dzikir dan doa bersama dilaksanakan di SMPN 1 Bandungan, Kabupaten Semarang untuk memohon kelancaran dan kesuksesan dalam Pelaksanaan Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) Kelas IX Tahun Ajaran 2023. Kegiatan spiritual ini bertujuan membangun karakter peserta didik dan meningkatkan prestasi akademik.
(Foto/ IST)
Murid kelas IX SMPN 1 Bandungan tampak menangis saat meminta maaf dan restu kepada orang tuanya sebelum pelaksanaan PSAJ Tahun Ajaran 2023, Jumat (5/5/2023).

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Lantunan dzikir menggema di lingkungan SMPN 1 Bandungan, Kabupaten Semarang, Jumat (5/5/2023) pagi. Ratusan pelajar, tenaga pendidik, dan seluruh wali murid kelas IX larut dalam untaian doa yang dilaksanakan dalam rangka memohon kelancaran pelaksanaan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) Kelas IX Tahun Ajaran 2023.

Dijelaskan oleh Kepala SMPN 1 Bandungan Asih Susatyo, istighotsah dan doa bersama ini dilaksanakan atas inisiasi pihak sekolah dengan jemaah Al Khidmah Kabupaten Semarang.

“Ini merupakan salah satu langkah spiritual kami untuk mengetuk pintu langit, memohon ridho Allah SWT agar diberi kelancaran dan kesuksesan dalam pelaksanaan PSAJ,” ujarnya ditemui usai kegiatan, Jumat (5/5/2023).

Asih menekankan pendidikan karakter, terlebih berkaitan dengan adab dan akhlak seluruh warga sekolah. Diharapkan, kegiatan ini dapat membangun karakter peserta didik terutama saat menghadapi ujian.

“Pentingnya sikap jujur saat pelaksanaan PSAJ merupakan ikhtiar, sementara hasilnya nanti harus bertawakal. Harapannya semua peserta didik dapat mengikuti dan diberikan kesuksesan,” ungkapnya.

Di sisi lain, ia juga mendoakan agar seluruh murid SMPN 1 Bandungan, khususnya kelas IX yang akan menghadapi ujian diberikan hasil yang baik, sesuai dengan harapan para guru pendidik, serta wali murid.

“Semoga SMPN 1 Bandungan juga mendapatkan berkah, menjadi sekolah yang semakin terdepan dan maju dalam bidang akademik, serta mencetak siswa-siswi yang saleh dan salehah bagi nusa, bangsa dan agama,” tandasnya.

Sementara, usai kegiatan seluruh murid tampak menangis haru saat diminta untuk memohon maaf dan restu kepada orang tuanya masing-masing. (win)

BACA JUGA :

Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka