URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tambahan pasokan lebih dari 9 juta tabung LPG 3 kilogram disiapkan PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah di wilayah Jawa Tengah dan DIY selama Ramadan hingga Idulfitri 2026, melalui penyaluran fakultatif dan extra dropping guna menjaga ketersediaan energi saat arus mudik dan libur panjang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mudik & Lebaran Tenang, Pertamina Tambah 9 Juta Lebih Tabung LPG di Jateng–DIY

Mudik & Lebaran Tenang, Pertamina Tambah 9 Juta Lebih Tabung LPG di Jateng–DIY

Mudik & Lebaran Tenang, Pertamina Tambah 9 Juta Lebih Tabung LPG di Jateng–DIY

Foto: Dok./
featured-img

RASIKA Semarang – Menyambut momentum Ramadan, arus mudik, hingga libur panjang Idulfitri, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menyiapkan tambahan pasokan LPG 3 kilogram lebih dari 9 juta tabung untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Tambahan pasokan yang disalurkan mencapai 9.047.530 tabung, terdiri dari penyaluran fakultatif sebanyak 5.902.480 tabung dan extra dropping 3.145.050 tabung. Langkah ini dilakukan guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama periode Ramadan hingga Lebaran.

Dari total tambahan tersebut, sebanyak 8.225.930 tabung dialokasikan untuk wilayah Jawa Tengah, sedangkan 821.600 tabung untuk wilayah DIY.

Jika dibandingkan dengan konsumsi normal LPG 3 kg di wilayah Jawa Tengah dan DIY yang mencapai sekitar 37.742.120 tabung, tambahan pasokan lebih dari 9 juta tabung ini setara dengan sekitar 24 persen dari konsumsi normal.

Secara rinci, tambahan pasokan di Jawa Tengah mencapai 24,48 persen dari konsumsi normal sebesar 33.614.480 tabung, sementara di DIY mencapai sekitar 19,9 persen dari konsumsi normal sebesar 4.127.640 tabung.

Penyaluran tambahan LPG dilakukan secara bertahap mengikuti tren peningkatan konsumsi masyarakat. Adapun jadwal penyaluran fakultatif LPG 3 kg di wilayah Jawa Tengah dan DIY meliputi:

  • 17 Februari 2026: 1.181.680 tabung
  • 19 Maret 2026: 1.573.600 tabung
  • 21 Maret 2026: 1.573.600 tabung
  • 3 April 2026: 1.573.600 tabung

Selain penyaluran fakultatif, Pertamina juga menyalurkan extra dropping LPG 3 kg sebagai tambahan pasokan di luar distribusi reguler yang telah dilakukan sejak akhir Februari 2026. Total extra dropping yang disiapkan mencapai 3.145.050 tabung, dengan rincian 2.801.210 tabung untuk Jawa Tengah dan 343.840 tabung untuk DIY.

Penyaluran fakultatif sendiri merupakan distribusi pengganti yang dilakukan pada hari libur atau tanggal merah, sedangkan extra dropping adalah tambahan pasokan di luar distribusi reguler untuk memperkuat ketersediaan stok di lapangan, khususnya saat konsumsi meningkat.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan Pertamina memastikan keandalan stok hingga tingkat distribusi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Kami memastikan tambahan pasokan LPG 3 kg ini dapat menjaga kehandalan stok di lapangan, terutama di tingkat pangkalan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan LPG 3 kg selama Ramadan hingga Lebaran,” ujarnya.

Selain itu, Pertamina juga mengimbau masyarakat yang mampu untuk menggunakan LPG non-subsidi agar program subsidi pemerintah dapat tepat sasaran. Pertamina menyediakan produk LPG non-subsidi Bright Gas 5,5 kg dan Bright Gas 12 kg.

Pertamina juga mengingatkan masyarakat agar membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi. Selain stok terjamin, harga yang diberikan sesuai ketentuan pemerintah, yakni maksimal Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp18.000 per tabung. Lokasi pangkalan terdekat juga dapat diakses melalui layanan digital MyPertamina.

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kelancaran distribusi energi, khususnya pada momentum penting seperti Ramadan dan Idulfitri, demi mendukung kenyamanan masyarakat di Jawa Tengah dan DIY.

BACA JUGA :

Puluhan remaja Pecinta dan Pelestari Alam Tengaran menebar 1.900 bibit ikan di aliran Sungai Serang, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (5/7/2026). Aksi yang digagas Ketua RW 02 Dukuh Krajan, Sowam Ahmadi, menggunakan donasi warga untuk memulihkan ekosistem pascapencemaran limbah sekaligus mengedukasi generasi muda agar menjaga kelestarian sungai.
Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang
Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.
Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini
LAZIS Jateng Cabang Salatiga bekerja sama dengan Resta Pendopo KM 456 menggelar Khitan Ceria 2026 bagi 30 anak yatim, piatu, dan dhuafa di Baok, Ujung-Ujung, Pabelan, Kabupaten Semarang, Kamis (2/7/2026). Program tahun ketiga ini memberikan layanan sosial sekaligus mengajak peserta yang memasuki masa baligh meningkatkan ketaatan beribadah dan membiasakan salat lima waktu.
Puluhan Anak ikuti Khitan Ceria 2026 di Resta Pendopo KM 456
Belasan remaja masjid dari Perumahan Taman Manunggal Asri Tugu Bener, Tengaran, menggelar nonton bareng film inspiratif Bilal bin Rabah di Masjid Al Ikhlas, Jumat (3/7/2026). Kegiatan perdana yang digagas Ugema ini diisi salat Magrib dan pembagian doorprize untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengajak pelajar mengisi liburan sekolah dengan aktivitas positif.
Isi Kegiatan Positif Liburan, Belasan Remaja Ugema Nobar Film Bilal
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar