URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam menghadapi Pilkada Kabupaten Semarang yang semakin dekat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Semarang mengajak masyarakat untuk menjaga situasi yang damai. Ketua MUI, KH Fatchurrohman Tohir, berharap tidak ada gejolak yang mengganggu stabilitas daerah, dan menekankan pentingnya pemilihan kepala daerah sebagai sarana demokrasi untuk menentukan masa depan daerah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

MUI Kabupaten Semarang Dorong Pemilu Damai dan Berkualitas melalui Pendekatan Spiritual dan Moral

MUI Kabupaten Semarang Dorong Pemilu Damai dan Berkualitas melalui Pendekatan Spiritual dan Moral

MUI Kabupaten Semarang Dorong Pemilu Damai dan Berkualitas melalui Pendekatan Spiritual dan Moral

Ketua MUI Kabupaten Semarang KH Fatchurrohman Tohir bersama dua paslon Cabup-Cawabup Semarang mengucapkan ikrar pemilu damai dalam kegiatan Halaqah Ulama Mewujudkan Pilkada Damai di Kabupaten Semarang, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (14/11/2024). Foto: win
Ketua MUI Kabupaten Semarang KH Fatchurrohman Tohir bersama dua paslon Cabup-Cawabup Semarang mengucapkan ikrar pemilu damai dalam kegiatan Halaqah Ulama Mewujudkan Pilkada Damai di Kabupaten Semarang, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (14/11/2024). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dalam suasana yang semakin mendekati hari pemungutan suara, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Semarang mengajak masyarakat menciptakan situasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang damai.

Dalam keterangannya, Ketua MUI Kabupaten Semarang KH Fatchurrohman Tohir berharap tidak terjadi gejolak yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

“Harapan kita semua, Pilkada damai bisa merata di seluruh wilayah Kabupaten Semarang. Mudah-mudahan tidak ada gejolak apapun. Kelihatannya semakin dekat pencoblosan, makin damai. Insyaallah semua memahami, dua pasangan calon ini memiliki tujuan yang sama, yaitu menciptakan kesejahteraan, keadilan, dan peningkatan semua hal yang baik, meskipun dengan cara yang berbeda,” ujarnya dalam acara Halaqah Ulama Mewujudkan Pilkada Damai di Kabupaten Semarang, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (14/11/2024).

Dalam kesempatan yang sama, ia menekankan pentingnya pemilihan kepala daerah sebagai sarana demokrasi untuk menentukan masa depan daerah. MUI juga menyampaikan bahwa pemilu yang aman dan damai merupakan tanggung jawab bersama, baik oleh masyarakat, aparat keamanan, maupun para pemimpin agama.

“MUI sebagai lembaga yang memiliki otoritas moral dan spiritual, memiliki tanggung jawab untuk mengarahkan masyarakat agar berpartisipasi dalam pemilu secara damai,” ungkapnya.

Masih menurut KH Fatchurrohman, ancaman yang kerap muncul saat pemilu adalah provokasi politik, kampanye hitam, politik uang, serta konflik antarpendukung. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pendekatan preventif melalui peran para pemimpin agama, yang senantiasa mengingatkan masyarakat tentang pentingnya persaudaraan, kerukunan, dan etika dalam berpolitik.

“MUI mengedepankan pendekatan melalui ceramah, khutbah, dan imbauan yang berfokus pada perdamaian dan persatuan. Hasil pemilu yang dicapai dengan kampanye hitam dan hoaks tidak akan menghasilkan pemimpin yang baik,” tegasnya.

Ditambahkan, pihaknya telah berkolaborasi dengan aparat keamanan dalam menjaga situasi agar tetap kondusif. Melalui ceramah di masjid-masjid dan komunitas tertentu, MUI memberikan panduan spiritual dan imbauan pentingnya menjaga persatuan selama proses pemilu.

“Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat komitmen masyarakat dalam menjaga ketertiban demi terciptanya pemilu yang damai,” imbuhnya.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Semarang, M Basari juga menegaskan bahwa kegiatan halaqah ulama yang diadakan menjadi momen penting dalam memperkuat komitmen semua pihak untuk menciptakan pemilu yang damai. Ia menyampaikan apresiasinya kepada penyelenggara pemilu yang dinilai telah bekerja dengan baik, serta selalu berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah dalam menindaklanjuti berbagai situasi yang muncul.

“Alhamdulillah, sampai hari ini situasi kondusif, tidak ada kejadian yang mengganggu,” ujar Basari.

Basari turut mengimbau para pasangan calon untuk selalu menjaga situasi yang kondusif dan siap menerima hasil pemilu dengan lapang dada.

“Tidak ada doa yang manjur kaitannya dengan Pilkada jika sama-sama memohon untuk jadi bupati atau wakil bupati. Monggo disiapkan mentalnya, harus siap kalah dan siap menang. Sudah membuat komitmen pemilu damai dan menerima hasil pemilu. Jangan sampai mengorbankan masyarakat untuk kepentingan pribadi,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang memberlakukan pembebasan denda keterlambatan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk tunggakan tahun pajak 2013–2024 mulai 1 Juli hingga 30 September 2026. Kebijakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Semarang tersebut bertujuan mempercepat penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga wajib pajak cukup melunasi pokok pajak tanpa dikenai bunga maupun denda keterlambatan.
Pemkab Semarang Bebaskan Denda Tunggakan PBB-P2 hingga 30 September, Cukup Bayar Pokok Pajak
Festival Bunga Bandungan 2026 akan berlangsung pada 3–5 Juli 2026 di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, dengan puncak parade bunga pada 5 Juli. Memasuki penyelenggaraan kelima, panitia menargetkan festival berkembang menjadi agenda nasional guna memperkuat sektor pertanian bunga, pariwisata, UMKM, dan perekonomian masyarakat melalui kolaborasi berbagai pihak serta rangkaian kegiatan edukatif dan promosi.
Festival Bunga Bandungan 2026 Bidik Level Nasional
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Kepolisian Resor Semarang mengungkap kematian seorang pria berusia 59 tahun di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, merupakan akibat penganiayaan setelah hasil autopsi dari proses ekshumasi menemukan luka benda tumpul dan retak pada tulang tengkorak korban. Polisi menetapkan seorang pria berusia sekitar 20 tahun sebagai tersangka setelah keluarga melaporkan dugaan penganiayaan yang terjadi pada 21 Juni 2026.
Kuburan Dibongkar, Fakta Terungkap: Pria di Semarang Tewas Usai Dianiaya Pacar Anaknya
Kepolisian Resor Semarang mengungkap kematian seorang pria berusia 59 tahun di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, merupakan akibat penganiayaan setelah hasil autopsi dari proses ekshumasi...
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan...
Pemerintah Kabupaten Semarang memberlakukan pembebasan denda keterlambatan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk tunggakan tahun pajak 2013–2024 mulai 1 Juli hingga 30 September 2026. Kebijakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Semarang tersebut bertujuan mempercepat penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga wajib pajak cukup melunasi pokok pajak tanpa dikenai bunga maupun denda keterlambatan.
Pemkab Semarang Bebaskan Denda Tunggakan PBB-P2 hingga 30 September, Cukup Bayar Pokok Pajak
Pemerintah Kabupaten Semarang memberlakukan pembebasan denda keterlambatan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk tunggakan tahun pajak 2013–2024 mulai 1 Juli hingga...
Festival Bunga Bandungan 2026 akan berlangsung pada 3–5 Juli 2026 di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, dengan puncak parade bunga pada 5 Juli. Memasuki penyelenggaraan kelima, panitia menargetkan festival berkembang menjadi agenda nasional guna memperkuat sektor pertanian bunga, pariwisata, UMKM, dan perekonomian masyarakat melalui kolaborasi berbagai pihak serta rangkaian kegiatan edukatif dan promosi.
Festival Bunga Bandungan 2026 Bidik Level Nasional
Festival Bunga Bandungan 2026 akan berlangsung pada 3–5 Juli 2026 di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, dengan puncak parade bunga pada 5 Juli. Memasuki penyelenggaraan kelima, panitia menargetkan...
Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 Juli 2026
Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 Juli 2026
PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga sejumlah BBM non-subsidi mulai 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB setelah melakukan evaluasi berkala berdasarkan perkembangan harga minyak dunia, regulasi pemerintah,...
Muat Lebih

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut