URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Pendidikan Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang berencana membentuk tim khusus untuk menelusuri dan memonitor keberadaan komunitas motor para siswa SMP di Bumi Serasi. Hal itu menyusul maraknya fenomena "night ride" yang muncul di kalangan pelajar yang ditengarai menjadi ajang balap liar di malam hari.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Muncul Fenomena “Night Ride” di Kalangan Pelajar, Disdikbudpora Kabupaten Semarang Bentuk Tim Khusus

Muncul Fenomena “Night Ride” di Kalangan Pelajar, Disdikbudpora Kabupaten Semarang Bentuk Tim Khusus

Muncul Fenomena “Night Ride” di Kalangan Pelajar, Disdikbudpora Kabupaten Semarang Bentuk Tim Khusus

Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo. (Foto/win)
featured-img

UNGARAN – Dinas Pendidikan Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang berencana membentuk tim khusus untuk menelusuri dan memonitor keberadaan komunitas motor para siswa SMP di Bumi Serasi. Hal itu menyusul maraknya fenomena “night ride” yang muncul di kalangan pelajar yang ditengarai menjadi ajang balap liar di malam hari.

Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo mengatakan fenomena itu muncul karena dimanfaatkan oleh sebagian siswa yang tidak bertanggungjawab

“Mungkin ada yang mengira kalau pembelajaran jarak jauh (PJJ) itu berarti libur sekolah, sehingga malamnya mereka kumpul-kumpul lalu berkegiatan negatif,” jelasnya usai meninjau try out di SMP Negeri 1 Bergas belum lama ini.

Dikatakan, tim khusus yang akan dibentuk itu bertugas untuk memonitor sejumlah lokasi yang dimungkinkan menjadi titik kumpul maupun tempat nongkrong komunitas motor siswa SMP.

“Hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti sekaligus menjawab keprihatinan kalangan pendidik, terkait dengan munculnya fenomena baru di tengah situasi pandemi,” urainya.

Dijelaskan Katon, kegiatan night ride tersebut bisa membahayakan siswa, karena memicu trek-trekan atau balap liar.

“Informasinya mereka kumpul sekira jam 20.00, lalu keliling-keliling. Sudah menelan dua korban yakni siswa SMPN 2 dan SMPN 3 Ungaran,” katanya.

Menyikapi hal tersebut pihaknya akan menyampaikannya kepada Bupati Semarang untuk melakukan penanganan.

“Secepatnya akan kami laporkan kepada Bupati Semarang, bahwa di masa pandemi Covid-19 ini muncul fenomena yang tidak boleh dilakukan oleh anak- anak usia SMP tersebut,” ungkapnya.

Pihaknya juga telah memberikan “warning” kepada 51 SMP yang ada di wilayah Kabupaten Semarang untuk melakukan pengawasan kepada para peserta didiknya.

“Kami mengimbau sekolah juga memastikan agar para peserta didiknya tetap dalam pengawasan. Jangan sampai berkegiatan yang membahayakan di tempat umum seperti trek- trekan,” ujarnya. (win)

BACA JUGA :

Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved