URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pagelaran 'My Superhero Tomato' menjadi ajang siswa kelas 1 SD Kristen Satya Wacana Salatiga untuk menampilkan kebolehannya bermain peran.

Mbak Google

KABAR RASIKA

My Superhero Tomato, Ajang Kreatifitas Siswa

My Superhero Tomato, Ajang Kreatifitas Siswa

My Superhero Tomato, Ajang Kreatifitas Siswa

featured-img

RASIKAFM. COM|SALATIGA – Pagelaran ‘My Superhero Tomato’ menjadi ajang siswa kelas 1 SD Kristen Satya Wacana Salatiga untuk menampilkan kebolehannya bermain peran.

‘My Superhero Tomato’ bercerita tentang perjuangan untuk hidup sehat. Beraneka jenisnya makanan, jika tidak diimbangi pola hidup sehat akan menjadi sumber penyakit. Terutama makanan yang banyak mengandung lemak jahat seperti junk food dan aneka gorengan berminyak.

Dalam penampilannya, para siswa mengenakan aneka kostum. Mulai dari kostum bunga, lebah, sayuran, lemak jahat, burung hantu, hingga monster lemak. Ketenangan tinggal di hutan terusik saat monster lemak jahat menyerang.

Warga hutan yang terusik karena monster lemak, lalu mengepung dengan bersenjatakan cermin. Adanya pantulan sinar membuat monster lemak kewalahan dan berlari ketakutan. Saat kemenangan tiba, warga hutan bersorak kegirangan karena mampu mengalahkan monster lemak yang jahat.

Selain gerak peran, para siswa juga menampilkan kebolehannya bernyanyi dan membaca naskah. Digelar juga pemeran kerajinan karya siswa seperti kain ecoprint

Plt Kepala Sekolah SD Kristen Satya Wacana Amrih Gunarto mengatakan penampilan para siswa merupakan bagian implementasi kurikulum. “Dari sini anak-anak belajar berkarya dan aktualisasi diri. Orangtua juga dilibatkan, ini bagian dari kontribusi motivasi,” terangnya, Jumat (9/12/2022).

Amrih mengungkapkan, di era saat ini dalam pembelajaran anak tidak hanya soal transfer knowledge. “Tapi juga berkarya, tampil, serta berekspresi. Ini awal yang baik karena gelar karya akan dilaksanakan berjenjang,” paparnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon