KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Namanya Dicatut Akun FB Palsu, Taj Yasin Meminta Masyarakat Untuk Lebih Berhati-hati

Namanya Dicatut Akun FB Palsu, Taj Yasin Meminta Masyarakat Untuk Lebih Berhati-hati

Namanya Dicatut Akun FB Palsu, Taj Yasin Meminta Masyarakat Untuk Lebih Berhati-hati

Wakil gubernur Jateng Taj Yasin saat diwawancarai media, kamis 22 juli (Foto/ist)

RASIKAFM – Nama Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen kembali dicatut menjadi akun facebook palsu oleh oknum tidak bertanggungjawab. Masyarakat diimbau berhati-hati dan tidak mudah percaya akun FB yang mengirim pesan berisi permintaan kode verifikasi whatsAap maupun data pribadi lainnya.

Akun facebook dengan profil terpasang foto Wagub Taj Yasin setengah badan dan mengenakan pakaian dinas warna putih lengkap dengan topi. Kepada banyak orang, akun palsu tersebut mengirim pesan yang intinya meminta kode verifikasi whatsAap. Sementara akun asli FB orang nomor dua di Jateng itu memasang foto Wagub Taj Yasin bersama istri dan anak-anaknya.

“Kok terus-terusan ya nama saya dicatut.  Bukan hanya saya sih, ada pejabat lainnya yang juga pernah dicatut. Memang dari Kominfo harus selektif dan benar-benar punya kekuatan, sehingga bisa langsung punya akses menutup. Paling banyak di facebook, kalau di media sosial lainnya minim,” katanya.

Terkait akun FB palsu tersebut, kata dia, beberapa warga yang melapor kepadanya. Salah satunya warga Kepulauan Riau yang sempat kaget mendapat pesan yang dikirim lewat akun FB palsu yang mengatasnamakan Taj Yasin Maimoen. Penerima pesan merasa bingung, karena merasa tidak ada hubungan apapun dengan Wagub Jateng, tiba-tiba mendapat pesan lewat FB.

“Kemudian dia DM (direct message) ke saya. Lalu saya jelaskan bahwa akun tersebut palsu. Kepada masyarakat saya minta untuk berhati-hati dan teliti dengan akun FB palsu,” pintanya.

Foto Screen Shoot

Ia mengimbau masyarakat untuk mawasdiri, karena tidak mungkin ada pejabat yang menanyakan hal-hal yang bersifat rahasia, seperti PIN atau kode verifikasi WhatsAap. Jika ada pesan seperti itu, Gus Yasin meminta masyarakat tidak menanggapi atau lebih baik diabaikan, karena aksi tersebut dapat menjadi celah kejahatan.

Salah seorang warga, Aji Saputra mengaku bingung bercampur senang mendapat pesan dari Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen melalui facebook. Namun, pemuda warga Lempongsari Kota Semarang itu merasa curiga karena seorang pejabat meminta data pribadi warganya. Selain itu kalimat dan ejaan yang tertulis dalam pesan juga tidak beraturan. Seperti kalimat Jawa Tengah ditulis Jawah Tengah, privasi tertulis vripasih, dan sebagainya.

“Saya juga mendapat pesan dari Pak Wakil Gubernur Taj Yasin lewat FB. Awalnya saya kaget dan sangat senang karena mendapat pesan dari wakil gubernur yang isinya meminta saya mengirim verifikasi kode WA. Kecurigaan saya bahwa itu akun palsu ternyata benar, Wagub Taj Yasin sudah klarifikasi di akun FB aslinya,” terangnya.. (rief)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Universitas Kristen Satya Wacana mengajak generasi muda memahami investasi secara rasional melalui Seminar Nasional Now or Never 2026 bertema Beyond the Price, Finding Value, and Building Wealth in Uncertain Markets. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Investor Club Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW ini menghadirkan investor Lo Kheng Hong, Legendary Value Investor Indonesia dan akademisi Profesor Budi Frensidy, Komisaris Utama Samuel Tumbuh Bersama, sebagai narasumber, Rabu (04/11/2026), di Auditorium Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW. Dalam seminar yang diikuti 350 peserta ini, kedua narasumber mengajak peserta memahami investasi saham dengan mempertimbangkan nilai intrinsik, kualitas perusahaan, prospek bisnis, dan risiko investasi. Dalam pemaparannya, Profesor Budi Frensidy menekankan bahwa keputusan investasi perlu didasarkan pada perbandingan antara nilai intrinsik dan harga pasar suatu aset. Menurutnya, investor tidak cukup hanya melihat harga saham, tetapi perlu memperkirakan nilai perusahaan melalui analisis fundamental. “Kita mencari saham atau aset yang nilainya di atas harganya,” tegasnya. Budi mengulas sejumlah pendekatan dalam penilaian saham, antara lain discounted cash flow, kelipatan harga (price multiple), dan residual income. Berbagai metode tersebut dapat membantu investor memperkirakan nilai perusahaan dengan mempertimbangkan arus kas, kinerja, serta prospek bisnis. Ia juga mengingatkan bahwa hasil valuasi dapat berbeda bergantung pada metode dan asumsi yang digunakan. Sementara itu, Lo Kheng Hong membagikan pengalaman panjangnya berinvestasi di pasar modal Indonesia. Ia mengulas perjalanan investasinya serta sejumlah periode penurunan pasar yang justru dinilainya sebagai peluang bagi investor untuk menemukan saham perusahaan berkualitas dengan harga menarik. “Saham is the best choice,” ungkapnya, menegaskan pandangannya terhadap investasi saham. Menurutnya, penurunan harga saham tidak selalu harus disikapi dengan kepanikan, tetapi perlu dianalisis berdasarkan kondisi dan kualitas perusahaan. Dalam memilih perusahaan untuk investasi, Lo Kheng Hong menekankan pentingnya memperhatikan integritas dan kompetensi manajemen, kualitas bisnis, serta prospek perusahaan. Ia juga memperkenalkan konsep sleeping shareholder, yakni menjadi pemegang saham perusahaan berkualitas dan memperoleh manfaat dari pertumbuhan bisnis maupun pembagian dividen tanpa harus terlibat langsung dalam operasional perusahaan. Melalui kedua pemaparan tersebut, peserta memperoleh gambaran bahwa investasi membutuhkan pengetahuan, kesabaran, dan kemampuan mengambil keputusan berdasarkan analisis. Pemahaman terhadap perusahaan yang dipilih menjadi salah satu hal penting agar investor tidak sekadar mengikuti tren atau pergerakan harga pasar. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (WR KIP) UKSW Priyo Hari Adi, menyampaikan bahwa kehadiran dua narasumber memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar investasi dari perspektif akademik dan pengalaman praktis. Ia berharap seminar ini mendorong mahasiswa mengelola keuangan secara cakap dan berintegritas, serta mengambil keputusan investasi dengan mempertimbangkan manfaat dan risikonya. Ia juga mengingatkan bahwa tujuan investasi bukan semata-mata memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, melainkan mencapai hasil yang optimal dengan mempertimbangkan risiko. “Dalam pasar modal, kita tidak boleh hanya berbicara mengenai hasil yang maksimal, tetapi hasil yang optimal karena selalu ada manfaat sekaligus risiko,” ungkapnya. Dekan FEB UKSW Dr. Yefta Andi Kus Noegroho turut mengingatkan peserta agar mencermati perkembangan pasar dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Pemahaman terhadap kondisi perusahaan dan dinamika pasar menjadi bekal penting sebelum menentukan langkah investasi.
Seminar Nasional Now or Never 2026, Lo Kheng Hong dan Budi Frensidy Hadir di UKSW
[pekok2]