URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Sekitar 200 siswa SD St. Theresia Marsudirini 77 Salatiga menulis surat untuk Wali Kota Salatiga dalam rangkaian peringatan Hari Kartini yang berlangsung di sekolah mereka pada Rabu, 23 April 2025, sebagai bentuk refleksi dan harapan terhadap dunia pendidikan dari sudut pandang anak-anak. Kegiatan ini diprakarsai oleh Kepala Sekolah Nuzul Tri Prastiwi, dengan dukungan penuh dari guru, komite sekolah, dan pemerhati pendidikan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Menulis Surat untuk Masa Depan, Kartini Kecil dari Salatiga Bicara pada Ibu Wawali

Menulis Surat untuk Masa Depan, Kartini Kecil dari Salatiga Bicara pada Ibu Wawali

Menulis Surat untuk Masa Depan, Kartini Kecil dari Salatiga Bicara pada Ibu Wawali

Wakil Walikota Salatiga, Nina Agustin saat berbaur dengan siswa
Wakil Walikota Salatiga, Nina Agustin saat berbaur dengan siswa
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ada yang istimewa di SD St. Theresia Marsudirini 77 Salatiga pada Rabu 23 April 2025. Bukan sekadar peringatan Hari Kartini yang biasa dengan upacara dan fashion show pakaian adat. Kali ini, sekitar 200 siswa menorehkan sejarah kecil dengan sebuah kegiatan yang sarat makna: Menulis Surat untuk Pak Wali.

Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat, anak-anak dengan tangan mungil dan pikiran jernih menulis surat kepada Wali Kota Salatiga, menyampaikan harapan mereka tentang dunia pendidikan dari perspektif yang polos tapi tajam. Mereka menulis tentang mimpi, tentang ruang kelas, tentang teknologi, hingga tentang masa depan kota mereka.

“Kami ingin meneladani apa yang dilakukan oleh Ibu Kartini, beliau menulis surat tentang emansipasi perempuan, tentang pendidikan perempuan dan pemikiran-pemikiran Kartini tentang persoalan sosial. Sekarang kami ajak siswa-siswi kami untuk menulis surat kepada Walikota tentang pendidikan di Salatiga dari perspektif anak-anak,” kata Nuzul Tri Prastiwi, S.Pd.SD, M.Pd, Kepala Sekolah SD St. Theresia Marsudirini 77 Salatiga, yang menjadi penggagas kegiatan ini.

Suasana menghangat saat Wakil Walikota Salatiga, Nina Agustin, membuka kegiatan puncak peringatan Hari Kartini tersebut. Di sela sambutannya, ia sempat membaca langsung salah satu surat dari siswa. Wajahnya tampak terharu.

“Saya merasa tersentuh atas inisiatif anak-anak dalam menulis 204 surat untuk Walikota Salatiga. Saya akan membaca semua surat-surat tersebut dengan sungguh-sungguh, karena suara anak-anak adalah suara masa depan. Mungkin di antara mereka kelak akan menjadi guru, seniman bahkan walikota atau wakil walikota di masa depan,” kata Nina dalam sambutannya. “Saya yakin dengan rangkaian kegiatan seperti ini karakter anak-anak semakin terbentuk, dan semangat Kartini pun dapat hidup dalam diri setiap anak, baik laki-laki maupun perempuan,” tambahnya.

Tak hanya soal kata-kata, para siswa juga diajak turun langsung ke masyarakat dengan membagikan bibit tanaman buah di depan sekolah. Sebuah aksi kecil yang menyentuh dua peringatan sekaligus: Hari Kartini dan Hari Bumi.

“Selain memperingati Hari Kartini, kami juga memperingati Hari Bumi yang sama-sama jatuh pada bulan April ini. Jadi anak-anak kita kenalkan kepada persoalan lingkungan yang akhir-akhir ini sedang tidak baik-baik saja,” tutur Theresia Justin Setiani, S.Pd, guru sekaligus ketua panitia kegiatan.

Salah satu surat yang menyita perhatian datang dari Brigita Kayla Clarissa A, siswi SD Marsudirini 77. Dengan gaya tutur yang sederhana namun menyentuh, ia menuliskan harapannya untuk masa depan pendidikan di Salatiga.

“Saya berharap pendidikan di Salatiga semakin maju, lebih baik, berkualitas dengan sarana buku-buku yang cukup sehingga kelak bisa menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa,” tulisnya. “Saya juga berharap pemerintah lebih memperhatikan kemajuan Informasi dan Teknologi untuk sekolah-sekolah,” tambah Brigita.

Kegiatan yang dijalankan berkat kolaborasi seluruh elemen sekolah — dari kepala sekolah, guru, karyawan, komite, paguyuban kelas hingga pemerhati pendidikan — ini bukan sekadar seremoni. Di balik surat-surat yang ditulis anak-anak, tersembunyi mimpi besar tentang pendidikan yang lebih baik dan masa depan yang lebih cerah. Sebuah suara kecil yang layak didengar.

BACA JUGA :

Polres Salatiga menggelar latihan kesiapsiagaan penanganan gangguan kamtibmas di depan Kantor Pemkot Salatiga, Kamis (23/4/2026), dengan skenario unjuk rasa hingga ricuh. Kegiatan ini melibatkan Forkopimda untuk menguji kesiapan personel, koordinasi lintas sektor, serta memastikan respons cepat sesuai prosedur dalam menghadapi potensi eskalasi.
Hadapi Mayday, Polres Salatiga Siap! Sudah Gelar Latihan di Hadapan Forkopimda
Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang menggelar simulasi Sispamkota di Kantor Bupati, Kamis (23/4/2026), untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan seperti unjuk rasa. Kegiatan ini dilakukan dengan melatih personel sesuai prosedur serta mengedepankan pendekatan dialogis dalam menangani aspirasi masyarakat.
Simulasi Pengamanan Kota Digelar, Kapolres dan Bupati Semarang Pastikan Kesiapsiagaan Hadapi Unjuk Rasa
SMKN 1 Bawen mengekspor edamame ke Jepang melalui kerja sama industri sebagai bagian pembelajaran berbasis produksi, Kamis (23/4/2026). Program di lahan 3 hektare ini melibatkan 400 siswa dan dikembangkan sejak empat bulan terakhir untuk memenuhi permintaan pasar sekaligus mencetak lulusan berdaya saing global.
Edamame SMKN 1 Bawen Tembus Ekspor Jepang
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menghadiri peluncuran Indeks Kota Toleran 2025 oleh SETARA Institute di Jakarta, Rabu (22/4/2026), saat Salatiga kembali meraih peringkat pertama dengan skor 6,492. Capaian ini diraih melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kerukunan serta memperkuat nilai toleransi secara berkelanjutan.
Selamat! Salatiga Sandang Kota Paling Toleran di Indonesia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

PT Trans Marga Jateng menyalurkan 200 paket sembako kepada warga Bugel dan Kauman Kidul di Taman Wisata Sejarah Salatiga, Kamis (23/4/2026), sebagai bentuk tanggung jawab sosial proyek akses tol Pattimura. Bantuan ini diberikan untuk mendukung kesejahteraan warga terdampak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
TMJ Peduli, Salurkan 200 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Akses Tol Pattimura
PT Trans Marga Jateng menyalurkan 200 paket sembako kepada warga Bugel dan Kauman Kidul di Taman Wisata Sejarah Salatiga, Kamis (23/4/2026), sebagai bentuk tanggung jawab sosial proyek akses tol Pattimura....
Polres Salatiga menggelar latihan kesiapsiagaan penanganan gangguan kamtibmas di depan Kantor Pemkot Salatiga, Kamis (23/4/2026), dengan skenario unjuk rasa hingga ricuh. Kegiatan ini melibatkan Forkopimda untuk menguji kesiapan personel, koordinasi lintas sektor, serta memastikan respons cepat sesuai prosedur dalam menghadapi potensi eskalasi.
Hadapi Mayday, Polres Salatiga Siap! Sudah Gelar Latihan di Hadapan Forkopimda
Polres Salatiga menggelar latihan kesiapsiagaan penanganan gangguan kamtibmas di depan Kantor Pemkot Salatiga, Kamis (23/4/2026), dengan skenario unjuk rasa hingga ricuh. Kegiatan ini melibatkan Forkopimda...
Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang menggelar simulasi Sispamkota di Kantor Bupati, Kamis (23/4/2026), untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan seperti unjuk rasa. Kegiatan ini dilakukan dengan melatih personel sesuai prosedur serta mengedepankan pendekatan dialogis dalam menangani aspirasi masyarakat.
Simulasi Pengamanan Kota Digelar, Kapolres dan Bupati Semarang Pastikan Kesiapsiagaan Hadapi Unjuk Rasa
Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang menggelar simulasi Sispamkota di Kantor Bupati, Kamis (23/4/2026), untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan seperti unjuk...
Bikin Resah, Satpam UKSW Amankan 5 Orang Diduga DC
Bikin Resah, Satpam UKSW Amankan 5 Orang Diduga DC
Petugas keamanan UKSW mengamankan lima orang yang diduga debt collector di area kampus Salatiga, Kamis (23/4/2026), setelah kedapatan memantau dan memotret kendaraan saat kampus ramai. Mereka dibawa ke...
SMKN 1 Bawen mengekspor edamame ke Jepang melalui kerja sama industri sebagai bagian pembelajaran berbasis produksi, Kamis (23/4/2026). Program di lahan 3 hektare ini melibatkan 400 siswa dan dikembangkan sejak empat bulan terakhir untuk memenuhi permintaan pasar sekaligus mencetak lulusan berdaya saing global.
Edamame SMKN 1 Bawen Tembus Ekspor Jepang
SMKN 1 Bawen mengekspor edamame ke Jepang melalui kerja sama industri sebagai bagian pembelajaran berbasis produksi, Kamis (23/4/2026). Program di lahan 3 hektare ini melibatkan 400 siswa dan dikembangkan...
Muat Lebih

POPULER

Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis
Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis
Program ketahanan pangan hortikultura melalui BUMDes Mekar Wijaya mulai membuahkan hasil di Desa Wonoyoso, Pringapus, Semarang, Selasa (21/4/2026), saat panen perdana melon premium digelar. Dikelola modern dengan konsep petik sendiri, program ini dipilih karena risiko rendah dan permintaan tinggi, sekaligus menjadi edukasi dan peluang ekonomi bagi masyarakat.
Panen Perdana, BUMDes Wonoyoso Pringapus Tawarkan Sensasi Petik Melon Premium Sendiri
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved