KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Open House Dusun Tugu, Tradisi Unik yang Hanya digelar Setiap Tanggal 1 Januari

Open House Dusun Tugu, Tradisi Unik yang Hanya digelar Setiap Tanggal 1 Januari

Open House Dusun Tugu, Tradisi Unik yang Hanya digelar Setiap Tanggal 1 Januari

Tradisi open house atau silaturahmi seperti momen Lebaran digelar setiap tanggal 1 Januari di Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, oleh sedikitnya 274 kepala keluarga di empat RT di RW 4.
foto Arief Rasika
Suasana keakraban nampak saat warga dusun Tugu Bener gelar open house 2025

RASIKAFM.COM | TENGARAN – Setiap memasuki tanggal 1 januari selalu ada hal yang berbeda di Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Pasalnya pada tanggal 1 Januari itulah sedikitnya 274 kepala keluarga di empat RT di RW 4 dusun selalu menggelar tradisi open house atau silaturahmi seperti momen lebaran.

Pantauan, di lokasi terlihat puluhan mobil dan ratusan sepeda motor berjejer terparkir di pinggir jalan. Sebagian dari mereka ada tamu asal luar kota yang sengaja berkunjung di tempat saudaranya dengan tradisi open house saat tahun baru. Setiap rumah juga menyuguhkan berbagai hidangan makanan, kue, dan lainnya. layaknya lebaran Idul Fitri.

Kepada rasikafm.com Kepala Desa Bener, H. Saefudin menjelaskan, tradisi open house di Dusun Tugu sudah berlangsung secara turun-temurun sejak puluhan tahun lalu. Pihaknya sangat mendukung kegiatan seperti ini. Sebab dapat merekatkan hubungan kebersamaan keluarga ataupun warga di dusun Tugu.

“Kegiatan ini memang dari tahun ke tahun semakin ramai. Bahkan dari luar daerah semakin banyak yang datang. Bahkan warga menerima tamu sampai jam 11 malam,” kata Saefudin, Rabu (1/1/2025).

Dikatakan, kegiatan ini juga sebagai wujud toleransi antar warga. Sebab di Dusun Tugu yang sebagian besar beragama Kristen. Saat acara open house ini, warga muslim berjaga untuk menyebrangkan jalan dan mengatur lalulintas.

“Sedangkan saat idul Fitri warga non muslim juga gantian menjaga dan keliling rumah yang kosong saat ibadah salat idul Fitri,” ungkapnya.

Senada dengan sang Kades, Kepala Dusun (Kadus) Tugu Sri Nanda Yudi Himawan menyebut jika tradisi tanggal 1 januari sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Awalnya tradisi ini hanya dilakukan oleh warga antar rumah termasuk tamu yang hadir, paling jauh adalah tetangga desa. “Tapi sekarang tradisi ini mulai bergeser, para tamu yang hadirpun banyak yang dari kecamatan dan kota serta kabupaten di sekitarnya, kini bahkan warga asli Tugu sendiri sampai tidak bisa keluar rumah pada tanggal 1 Januari karena banyaknya tamu yang datang” ujar Nanda.

menurut Nanda dusun Tugu juga dikenal dengan istilah Kampung Kristenan. Salah seorang tamu, Arief Syarifudin asal Tengaran mengaku, sengaja datang ke open house di Dusun Tugu ini untuk mengisi waktu tahun baru. Menurutnya, tradisi ini unik dan hanya ada satu di Kabupaten Semarang.

“Suasananya ini seperti lebaran atau Saparan, Tapi malah lebih ramai, karena banyak yang datang ke sini dari saudara dan teman baik sekitar Tengaran maupun luar kota,” katanya.

 

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang