KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Operasi Pencarian Suwardi yang Hilang Di Hutan Pinus Ngipik Dihentikan

Operasi Pencarian Suwardi yang Hilang Di Hutan Pinus Ngipik Dihentikan

Operasi Pencarian Suwardi yang Hilang Di Hutan Pinus Ngipik Dihentikan

Kepala Desa Nyatnyono Parsunto (dua dari kiri) berdiskusi dengan Dantim Basarnas Semarang Nur Musthova dalam operasi pencarian orang hilang di hutan pinus Ngipik, Nyatnyono, Ungaran Barat. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Keberadaan Suwardi (60), penderes nira warga Dusun Ngaglik, Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang yang hilang di hutan pinus Ngipik pada Sabtu (7/10/2023) hingga saat ini masih belum menemui titik terang.

Tim SAR gabungan beserta relawan dan warga lokal yang turut melakukan operasi pencarian belum berhasil menjumpai tanda-tanda survivor yang diduga tersesat saat mencari luwak kopi itu.

[custom-related-posts title=”Kabar Terkait :” order=”ASC”]

Kepala Desa Nyatnyono, Parsunto, mengatakan pencarian Suwardi dihentikan atas dasar kehendak pihak keluarga. Sebelumnya, pada pencarian hari ketiga atau Selasa (10/10/2023) ia bersama perwakilan dari tim yang tergabung dalam operasi pencarian sudah menemui pihak keluarga.

“Kami sudah menyampaikan, pencarian sudah maksimal tapi apa daya belum menemui hasil yang diharapkan. Sehingga pihak keluarga meminta tambahan satu hari lagi, sehingga pada Rabu (11/10/2023) jadi hari terakhir pencarian,” kata Parsunto saat dikonfirmasi di kantornya, Jumat (13/10/2023).

Meski operasi pencarian dihentikan, jelas Parsunto, bukan berarti berhenti total. Melainkan dilakukan pemantauan, sehingga jika sewaktu-waktu ada tanda-tanda survivor maka warga dan relawan siap melakukan pencarian kembali.

“Sementara ini relawan dan warga beraktivitas kembali seperti biasanya sambil memonitor situasi,” sambungnya.

Senada dengan Parsunto, Komandan Tim Basarnas Semarang, Nur Musthova, mengatakan operasi pencarian resmi dihentikan meski belum menghabiskan waktu selama 7 hari.

“Dasar kami adalah permintaan pihak keluarga. Namun jika sewaktu-waktu ada informasi keberadaan survivor, kami akan lanjutkan kembali pencarian,” ujarnya.

Sementara pantauan pada Kamis (12/10/2023), satu peleton anggota Sat Samapta Polres Semarang beserta 1 anjing pelacak masih melakukan penyisiran di area hutan pinus Ngipik. Sedangkan dikutip dari WAG SAR Bumi Serasi, seluruh relawan mengucapkan terima kasih kepada para sahabat lintas komunitas atas dedikasi, keringat dan totalitas dalam menuntaskan misi kemanusiaan sejak dibukanya status pencarian survivor hingga penutupan dan berganti status pemantauan. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]