KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Operator SPBU di Semarang Dipukuli Gara-Gara Tak Melayani Konsumen yang Beli Pakai Botol

Operator SPBU di Semarang Dipukuli Gara-Gara Tak Melayani Konsumen yang Beli Pakai Botol

Operator SPBU di Semarang Dipukuli Gara-Gara Tak Melayani Konsumen yang Beli Pakai Botol

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Operator Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU) di Majapahit, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang dipukuli oleh seorang konsumen.

Korban yang bernama Hendra Adi Prasetya ini dipukuli karena tak melayani konsumen pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite ke dalam botol. Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa (22/11/2022) sekira pukul 01.00 WIB.

Supervisor SPBU Pedurungan, Edi Setiawan mengatakan, kejadian itu dilakukan seorang pria yang mengenakan kaos warna merah bercelana hitam. Dirinya menambahkan, konsumen tersebut melakukan pemukulan setelah mengisi BBM di motornya.

“Ada pelanggan mengisi BBM pertalite di motor dan dilayani pengisianya setelah pengisian selesai, pelangan langsung minta pengisian di botol,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (23/11/2022).

Dirinya mengaku apa yang dilakukan oleh operator tersebut untuk tidak melayani pembelian menggunakan botol sudah tepat. Hal itu karena menurutnya pengisian BBM jenis pertalite tidak diperbolehkan mengunakan botol maupun jerigen lantaran termasuk kategori Subsidi.

“Jadi si operator itu terus mengalihkan atau menawarkan pembelian pertamax jika mau berkenan,” bebernya.

Namun, pelanggan tersebut tidak bersedia dan mengelurkan emosinya hingga melakukan pemukulan. Pemukulan yang dilakukan konsumen tersebut dilakukan sebanyak satu kali.

“Ada pukulan dari tanganya kepelanggan ke operator,” katanya.

Setelah memukuli operator tersebut, konsumen tersebut kemudian malah kembali melakukan pembelian BBM jenis Pertamax menggunakan botol. Namun, setelah dilayani dengan orang yang sama, operator tersebut malah mendapatkan pukulan kembali di wajahnya.

“Sesudah dilayani di pertamax ada pukulan lagi dari pelanggan ke operatornya,” tuturnya.

Karena merasa dirugikan, korban kemudian melaporkannya kepada pihak yang berwajib. Sementara untuk pelanggan yang melakukan pemukulan terhadap Hendra masih dalam pengejaran petugas kepolisian.

“Baru proses buron sama Polsek Pedurungan,” imbuhnya.

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]