KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pajak Daerah Salatiga Tembus Rp 95,886 Miliar, Surplus Rp 20 Miliar

Pajak Daerah Salatiga Tembus Rp 95,886 Miliar, Surplus Rp 20 Miliar

Pajak Daerah Salatiga Tembus Rp 95,886 Miliar, Surplus Rp 20 Miliar

Kompleks Gedung Kantor Walikota Salatiga. Foto dok IST

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Realisasi pajak daerah Salatiga tahun 2024 tembus Rp 95.886.874.983. Jumlah ini melampui target yang ditetapkan sebesar Rp 75.149.500.000 sehingga meningkat Rp 20 miliar.

Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah pada Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Salatiga Cansio Xavier Pereira kepada wartawan menjelaskan, realisasi pajak daerah tahun 2024 surplus Rp 20.737.374.983.

Surplus Ini berkat kerja keras semua pihak dan tingginya kesadaran para wajib pajak di Salatiga.

“Realisasi pajak daerah 2024 melebih target dan ,meningkat 8,7 persen dari realisasi tahun 2023,” kata Cansio

Sedangkan target pajak daerah 2025, sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga, sebesar Rp 80.791.000.376.
Ia optimis bisa mencapai target pajak daerah pada tahun 2025.

Pada tahun 2024 lagi ngetrend pembayaran pajak daerah secara online melalui layanan aplikasi, mobile banking, e-purchasing (pembelian/pembayaran secara elektronik melalui toko daring) meningkat.

Kepala BPKPD Salatiga Adhi Isnanto mengatakan, instansi yang dipimpinnya memiliki sejumlah pelayanan pembayaran pajak secara online dan offline.

BPKPD memiliki aplikasi untuk pembayaran pajak secara online. Selain itu, juga bekerjasama dengan perbankan dan toko daring sehingga masyarakat dapat dengan mudah dalam membayar pajak daerah.

“Itu pelayanan yang kami berikan kepada wajib pajak untuk memudahkan mereka dalam membayar pajak. Pembayaran pajak daerah melalui sistem online meningkat tajam di Salatiga,” katanya.

Ia berharap, aplikasi ini dapat dimanfaatkan oleh para wajib pajak. Layanan tersebut dapat diakses dimanapun wajib pajak berada.

“Kami juga sudah menggandeng beberapa institusi untuk mempermudah pembayaran pajak dan operasional,” ujar Adhi Isnanto.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]