URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Program pembebasan tunggakan pajak kendaraan bermotor yang berlangsung sejak 8 April hingga 30 Juni 2025 disambut antusias oleh masyarakat Kabupaten Semarang. Kasatlantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani dan Kasi PKB UPPD Samsat Much Nadib menjadi pihak yang mengoordinasikan jalannya program di UPPD Samsat Kabupaten Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Respons Positif Program Pembebasan Tunggakan PKB di Kabupaten Semarang, Hari Pertama Capai Rp1,5 Miliar

Respons Positif Program Pembebasan Tunggakan PKB di Kabupaten Semarang, Hari Pertama Capai Rp1,5 Miliar

Respons Positif Program Pembebasan Tunggakan PKB di Kabupaten Semarang, Hari Pertama Capai Rp1,5 Miliar

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Program pembebasan tunggakan pajak kendaraan bermotor (PKB) yang dimulai pada 8 April hingga 30 Juni 2025 mendapat respons sangat positif dari masyarakat Kabupaten Semarang. Antusiasme warga terlihat sejak hari pertama pelaksanaan program ini.

Kasatlantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, mengungkapkan bahwa pada hari pertama pelaksanaan, animo masyarakat sangat tinggi.

“Kami bersama Kasi PKB membuka pelayanan hingga pukul 10 malam. Hingga hari ketiga pelaksanaan, antusiasme masih tinggi,” ujarnya di UPPD Samsat Kabupaten Semarang, Kamis (10/4/2025).

Program ini merupakan sinergi antara Pemprov Jateng dan Kepolisian dalam meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan mendorong masyarakat untuk taat pajak.

“Harapannya tunggakan pajak masyarakat dapat tercover dan meningkatkan pendapatan pajak di Jawa Tengah,” urainya.

Program ini, lanjut Lingga, mencakup tiga kebijakan utama yakni penghapusan denda pajak kendaraan bermotor tahun 2024 ke belakang, penghapusan denda tunggakan pajak, serta penghapusan denda Jasa Raharja.

“Namun, iuran pokok Jasa Raharja tetap harus dibayarkan,” jelasnya.

“Hari pertama kemarin, sekitar 3.000 wajib pajak datang ke Samsat. Ada yang menunggak sejak 2020 bahkan 2019. Ini program luar biasa yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata dia.

Untuk mengantisipasi lonjakan wajib pajak, pihaknya juga menambah personel, terutama di bagian cek fisik kendaraan.

“Kami maksimalkan anggota karena pintu utama pelayanan adalah di bagian cek fisik,” terangnya.

Sementara itu, Kasi PKB UPPD Samsat Kabupaten Semarang, Much Nadib berharap program ini dapat mendorong masyarakat untuk mengurus pajak kendaraan yang sudah lama mati.

“Hari pertama kita berhasil mengumpulkan Rp1,5 miliar dan hari kedua Rp1,3 miliar,” paparnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan program pembebasan ini.

“Semakin cepat membayar, semakin besar kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah (PAD) yang ditargetkan oleh Pemprov Jateng,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara