[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Pasar Karanggede Boyolali Terbakar Hebat Minggu Malam

Pasar Karanggede Boyolali Terbakar Hebat Minggu Malam

Pasar Karanggede Boyolali Terbakar Hebat Minggu Malam

Kebakaran hebat melanda Pasar Karanggede di Desa Kebonan, Kecamatan Karanggede, Boyolali, pada Minggu (3/11/2024) malam, yang melahap seluruh bagian pasar. Insiden ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIB dan melibatkan petugas pemadam kebakaran yang berjibaku memadamkan api yang terlihat semakin membesar.
Foto dok Tangkapan Layar
Musibah kebakaran dipasar Karanggede Boyolali

RASIKAFM.COM | BOYOLALI – Kebakaran hebat terjadi Pasar di Karanggede, Minggu (3/11) malam. Api terlihat membesar dan melahap seluruh bagian pasar yang terletak di Desa Kebonan, Kecamatan Karanggede, Boyolali.

Pantauan wartawan hingga Senin (4/11/2024) dini hari, proses pemadaman api masih berlangsung.
Tampak para petugas damkar berjibaku memadamkan sijago merah.

“Iya, Pasar Karanggede terbakar. Ini masih memantau dan menunggu laporan. Sementara laporannya baru itu,” terang Kasi Opsda Damkar Satpol PP Tri Murwanto kepada wartawan.

Pihaknya menerima laporan atas kebakaran pasar sekitar pukul 23.30 WIB. Dua unit damkar langsung diterjunkan ke lokasi. Menilik kondisi api yang membesar, proses pemadaman mendapat bantuan kendali operasi (BKO) dari Kabupaten Karanganyar.

Sijago merah berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.00 WIB. Kendati demikian proses pemadaman masih berlangsung dikarenakan memastikan titik api yang akan berpotensi membesar.

Sementara itu nasip pilu menimpa Zumronah salah seorang pedagang sembako. Akibat musibah kebakaran ini kiosnya ludes dilalap Sejago merah dengan kerugian ratusan juta rupiah

BACA JUGA :

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum terdeteksi mencapai permukaan Jawa Tengah berdasarkan pemantauan dan uji paper test di sejumlah wilayah, termasuk Semarang, Tegal, dan Cilacap. Pemprov Jateng, BPBD, BMKG, dan Dinkes meminta masyarakat tetap waspada tanpa panik, terutama terhadap paparan PM2,5 dan debu selama musim kemarau yang dapat memicu gangguan pernapasan.
Imbas GAK, Pemkot Semarang Minta Warga tidak Panik
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px