URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pasar Tegalan Kelurahan Blotongan Salatiga Kembali Dibuka

Pasar Tegalan Kelurahan Blotongan Salatiga Kembali Dibuka

Pasar Tegalan Kelurahan Blotongan Salatiga Kembali Dibuka

RASIKAFM – Setelah tutup hampir dua tahun akibat pandemi Covid-19, Pasar Tegalan di Tegalombo Kelurahan Blotongan Kota Salatiga kembali buka Minggu (3/10/2021). Tak sekadar buka, pengelola Pasar Tegalan juga menambah aneka fasilitas untuk menarik pengunjung.

Selain aneka stand yang menjajakan panganan, saat ini juga ada camping ground dan arena outbond. Kepada wartawan pengelola Pasar Tegalan Eko Purnomo RJM mengatakan dengan dibukanya wahana baru tersebut bisa mendongkrak perekonomian masyarakat. “Kita ada lahan seluas kurang lebih dua hektare, tapi yang untuk aktivitas hanya sebagian kecil karena kita juga menjaga kelestarian alam disini agar suasana asri dan sejuk tetap terjaga,” paparnya.

Sebanyak 30 stand makanan, lanjutnya, menyajikan aneka makanan tradisional yang mulai jarang dijumpai. Seperti aneka bubur sagu, candil, sumsum, ketan hitam, dan ketela. “Ada juga gudangan, trancam, gendar pecel, aneka dawet, serta tumpang koyor,” kata Eko.

Untuk berbelanja, para pengunjung harus menukar uangnya dengan kepingan yang disediakan pengelola. “Setelah berbelanja, makanan yang dihidangkan disajikan dengan dipincuk pakai daun pisang. Pengunjung bisa mencari tempat di bawah pohon dengan beralas tikar,” ungkap Eko.

Karena masih masa uji coba, lanjutnya, Pasar Tegalan hanya buka setiap hari Minggu. “Tak dipungkiri karena saat ini Salatiga masih PPKM Level 3, kita semua harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Nanti kalau keadaan sudah semakin baik, akan dibuka selama dua hari setiap Sabtu dan Minggu,” jelas Eko.

Seorang pengunjung, Dwi Handayani yang datang bersama keluarganya mengaku senang dengan dibukanya kembali Pasar Tegalan. “Dulu terakhir kesini sebelum pandemi lalu tutup lama. Enaknya disini suasananya sejuk masih banyak pohon, makanannya juga enak dan murah,” terangnya.

BACA JUGA :

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved