URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dua hari setelah dilantik sebagai Wakil Walikota Salatiga, Nina Agustin mengunjungi lokasi jembatan ambrol di Kampung Winong RT 01/RW 01, Kelurahan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, pada Sabtu (20/2/2025) siang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pasca Ambrolnya Jembatan Winong, Wakil Wali Kota Salatiga dan Kapolres Tinjau Lokasi

Pasca Ambrolnya Jembatan Winong, Wakil Wali Kota Salatiga dan Kapolres Tinjau Lokasi

Pasca Ambrolnya Jembatan Winong, Wakil Wali Kota Salatiga dan Kapolres Tinjau Lokasi

Nina Agustin (baju coklat bertopi) ditemani Kapolres Salatiga saat pantau jembatan ambrol
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dua hari pasca dilantik sebagai Wakil Walikota Salatiga, Nina Agustin, langsung mengunjungi lokasi jembatan ambrol Kampung Winong RT 01/RW 01 Kelurahan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga pada Sabtu (20/2/2025) siang.

Dalam kunjungan ini, Nina ditemani oleh Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari.

usai meninjau lokasi jembatan, Nina meminta kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kota Salatiga, Syahdhani Onang Prastowo yang juga berada di lokasi untuk segera melakukan perbaikan terhadap jembatan tersebut. “Saya minta untuk segera diperbaiki karena kondisinya sudah sangat parah dan agar segera bisa digunakan warga untuk melintas,” kata Nina.

Berkaitan dengan kondisi 21 jembatan di seluruh wilayah Kota Salatiga, Nina juga meminta DPU PR bersama OPD terkait untuk segera melakukan cek lapangan guna menghindari kejadian serupa.

“Saya minta seluruh Lurah dan Camat di wilayah masing-masing untuk melaporkan kondisi jembatan di tiap wilayah. Apalagi musim hujan seperti ini. Contoh kejadian di Winong ini kan tidak terdeteksi sebelumnya,” tegas Nina.

Sementara itu, Kepala DPU-PR Kota Salatiga, Syahdhani Onang Prastowo mengatakan pihaknya sudah memantau dan menangani 5 jembatan guna mencegah kerusakan selama musim hujan. Dhani menambahkan, saat ini pihaknya juga telah menyiapkan langkah terkait jembatan Winong.

“Sudah kami siapkan. Hari senin akan ada pembahasan terkait sumber anggaran, kemungkinan dari Belanja Tak Terduga. Ada dana taktis terkait dengan kebencanaan yang bisa digunakan untuk memperbaiki jembatan Winong, kami akan rapat internal dulu terkait sumber anggaran tersebut. Sementara untuk sejumlah jembatan akan kami pantau kondisinya untuk meminimalisir kejadian bencana seperti di Winong,” kata Dhani.

Diberitakan sebelumnya, Hujan deras yang mengguyur Kota Salatiga sejak siang hari menyebabkan sebuah jembatan di Dusun Winong RT 01/RW 01, Kelurahan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, putus pada Kamis (20/2) sekitar pukul 16.00 WIB.

Bencana alam ini terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi sejak pukul 12.00 WIB dan berlangsung hingga sore hari. Curah hujan yang cukup deras mengakibatkan aliran sungai di bawah jembatan menjadi semakin kuat dan akhirnya menyebabkan jembatan tersebut ambrol.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, secara materiil, jembatan sepanjang 40 meter yang menghubungkan Dusun Winong, Kelurahan Kecandran, dengan Dusun Banyu Putih, Kelurahan Sidorejo Lor, mengalami kerusakan total

BACA JUGA :

Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved