KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pasca Ambulance ditarik, Nakes Sidorejo Lor Salatiga Laksanakan Tugas naik Motor Pribadi

Pasca Ambulance ditarik, Nakes Sidorejo Lor Salatiga Laksanakan Tugas naik Motor Pribadi

Pasca Ambulance ditarik, Nakes Sidorejo Lor Salatiga Laksanakan Tugas naik Motor Pribadi

Nakes Sidorejo saat akan lakukan kunjungan lapangan

RASIKA FM. COM | SALATIGA – Kinerja pegawai puskemas Sidorejo Lor patut diapresiasi, Meski mobil ambulance puskesmas keliling ditarik DKK, mereka tetap melakukan tupoksinya.

Pantauan wartawan para nakes beramai-ramai menggunakan sepeda motor pribadinya untuk bekerja ke lapangan. Kegiatan rutin nakes ke lapangan antara lain penjaringan kesehatan ke sekolah sekolah, penelusuran epidemik hingga pemeriksaan di VCT di puskesmas pembantu.

Biasanya, mereka diantar jemput dengan menggunakan ambulan pusling. Sedangkan satu ambulan lain terus siaga untuk urgensi. Ambulan pusling memang sudah berumur. Namun ditarik karena dipakai kegiatan halal bihalal kantor.

Penjaringan di SD Sidorejo Lor, sebanyak enam nakes menggunakan empat sepeda motor pribadinya. Kemudian saat di cek ke puskesmas Bugel, ada tiga atau empat nakes dengan dua motor pribadinya. “Tadi boncengan motor dari puskesmas,” ujar salah satu petugas di Bugel.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, DKK menarik mobil ambulan pusling yang dikelola Puskemas Sidorejo Lor. Meski informasi memang akan ada peremajaan, namun itu bersamaan dengan teguran penggunaan ambulan untuk mengantar makanan halal bihalal seluruh karyawan.
Sementara puskesmas Sidorejo Lor kini hanya hanya ada satu ambulan APV.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]