URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kinerja para tenaga kesehatan Puskesmas Sidorejo Lor tetap berjalan optimal meskipun mereka harus kehilangan armada mobil ambulans keliling akibat ditarik oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK). Para nakes dari Puskesmas Sidorejo Lor, Kota Salatiga, melakukan kegiatan layanan lapangan seperti penjaringan kesehatan di sekolah, penelusuran epidemi, hingga pelayanan VCT, dengan menggunakan sepeda motor pribadi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pasca Ambulance ditarik, Nakes Sidorejo Lor Salatiga Laksanakan Tugas naik Motor Pribadi

Pasca Ambulance ditarik, Nakes Sidorejo Lor Salatiga Laksanakan Tugas naik Motor Pribadi

Pasca Ambulance ditarik, Nakes Sidorejo Lor Salatiga Laksanakan Tugas naik Motor Pribadi

Nakes Sidorejo saat akan lakukan kunjungan lapangan
featured-img

RASIKA FM. COM | SALATIGA – Kinerja pegawai puskemas Sidorejo Lor patut diapresiasi, Meski mobil ambulance puskesmas keliling ditarik DKK, mereka tetap melakukan tupoksinya.

Pantauan wartawan para nakes beramai-ramai menggunakan sepeda motor pribadinya untuk bekerja ke lapangan. Kegiatan rutin nakes ke lapangan antara lain penjaringan kesehatan ke sekolah sekolah, penelusuran epidemik hingga pemeriksaan di VCT di puskesmas pembantu.

Biasanya, mereka diantar jemput dengan menggunakan ambulan pusling. Sedangkan satu ambulan lain terus siaga untuk urgensi. Ambulan pusling memang sudah berumur. Namun ditarik karena dipakai kegiatan halal bihalal kantor.

Penjaringan di SD Sidorejo Lor, sebanyak enam nakes menggunakan empat sepeda motor pribadinya. Kemudian saat di cek ke puskesmas Bugel, ada tiga atau empat nakes dengan dua motor pribadinya. “Tadi boncengan motor dari puskesmas,” ujar salah satu petugas di Bugel.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, DKK menarik mobil ambulan pusling yang dikelola Puskemas Sidorejo Lor. Meski informasi memang akan ada peremajaan, namun itu bersamaan dengan teguran penggunaan ambulan untuk mengantar makanan halal bihalal seluruh karyawan.
Sementara puskesmas Sidorejo Lor kini hanya hanya ada satu ambulan APV.

BACA JUGA :

Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Ratusan warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Pinus Park, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang melibatkan BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI itu digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan kesehatan, kepesertaan BPJS, serta akses program JKN secara langsung melalui edukasi dan dialog terbuka.
Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan
Pasca Lebaran, Penyakit Gangguan Pencernaan Mendominasi, Dinkes Salatiga Pastikan Layanan
Pasca Lebaran, Penyakit Gangguan Pencernaan Mendominasi, Dinkes Salatiga Pastikan Layanan
Penyediaan Posko Mudik dilakukan BPJS Kesehatan di Rest Area Tol Ungaran Km 429A, Kabupaten Semarang, pada 13–18 Maret 2026 untuk melayani pemudik dengan layanan kesehatan 24 jam, konsultasi medis, obat-obatan, serta fasilitas istirahat guna menjaga kondisi pemudik selama perjalanan Lebaran.
Posko Mudik BPJS Kesehatan Hadir di Rest Area KM 429A Ungaran, Sediakan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pemudik

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia