URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pasokan Oksigen di Dua RSUD Kabupaten Semarang Kurang

Pasokan Oksigen di Dua RSUD Kabupaten Semarang Kurang

Pasokan Oksigen di Dua RSUD Kabupaten Semarang Kurang

featured-img
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengecek kondisi ruang isolasi di Rumah Sakit Gunawan Mangunkusumo, Ambarawa, Kamis (8/7/2021). (Foto/IST)

UNGARAN – Penambahan kasus aktif Covid-19 membuat dua rumah sakit umum daerah (RSUD) di Kabupaten Semarang saat ini penuh. Selain itu, dua rumah sakit tersebut yakni Rumah Sakit Gondo Suwarno Ungaran dan Rumah Sakit Gunawan Mangunkusumo Ambarawa juga kekurangan pasokan oksigen.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan kebutuhan oksigen di RSUD dr Gondo Suwarno Ungaran mencapai 2.100 m3 per hari. Namun pasokan oksigen per hari kurang dari itu. Kekurangan pasokan oksigen juga terjadi di RSUD dr Gunawan Mangunkusumo Ambarawa. Kebutuhan oksigen mencapai 3.000 m3 per hari, tetapi pasokan oksigen belum mencukupi. Normalnya dalam sehari menghabiskan 2.100 m3 di RSUD Ungaran, akan tetapi pasokan sementara belum bisa mencukupi. Baru mencapai 1.500-an m3.

Untuk mengatasi kekurangan oksigen, dua rumah sakit tersebut sudah berkomunikasi dengan Pemprov Jateng dan pihak ketiga. Namun pasokan yang ada hingga saat ini belum dapat memenuhi kebutuhan oksigen di kedua rumah sakit itu. (win)

BACA JUGA :

Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved