KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pejabat Pemkot Salatiga Boleh Memakai Mobil Dinas Untuk Mudik

Pejabat Pemkot Salatiga Boleh Memakai Mobil Dinas Untuk Mudik

Pejabat Pemkot Salatiga Boleh Memakai Mobil Dinas Untuk Mudik

Penegasan itu disampaikan oleh Wali Kota Salatiga Yuliyanto, pihaknya menyatakan tak ada larangan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Salatiga untuk menggunakan mobil dinas selama musim mudik Lebaran tahun ini.

“Tidak dilarang kalau mau pakai mobil dinas untuk mudik. Mobil dinas itu kan melekat dengan jabatan, jadi pemegang dan pemakainya harus tanggung jawab,” jelasnya,

Menurut Yuliyanto, jika ada larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik, maka perlu pengawasan ekstra. “Jika dilarang, maka perlu diawasi dan ada sanksi untuk pelanggar,” ungkapnya.

Dia mengakui, sempat ada rencana untuk ‘mengandangkan’ mobil dinas milik Pemkot Salatiga. Namun karena tak ada lahan parkir yang cukup, akhirnya dibatalkan. “Tapi saya minta kesadaran dari pemegang mobil dinas, tanggung jawab dan risiko selama pemakaian, harus dilaksanakan oleh yang bersangkutan. Izin kepada atasan langsung menjadi wajib,” kata Yuliyanto.

Meski tak ada larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik, Yuliyanto berharap ada kesadaran dari para ASN Pemkot Salatiga tersebut. “Ya bijaklah dalam penggunaan mobil dinas. Kalau di rumah ada mobil, lebih baik pakai mobil pribadi, tentu lebih nyaman juga,” paparnya.

Yuliyanto menambahkan, yang penting juga setelah ada kelonggaran mudik tahun ini adalah soal pencegahan penularan Covid-19. Dia meminta pemudik dan masyarakat untuk mengikuti vaksinasi. “Vaksinasi selain melindungi diri sendiri juga melindungi kerabat, jadi lebih baik vaksinasi dulu sebelum mudik,” ungkapnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
[pekok2]