URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Simulasi rekayasa lalu lintas dalam rangka mendukung proyek peninggian jalan dan Jembatan Tol Kaligawe, Semarang akan dilaksanakan mulai tanggal 8 Juni 2023 pukul 10.00 WIB hingga 10 Juni 2023. Kepolisian (Ditlantas Polda Jawa Tengah, Satlantas Polresta Semarang), Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah (Dishub Jateng), Balai Pengelola Transportasi Darat Provinsi Jateng (BPTD Jateng), Dishub Kota Semarang, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng & DIY, serta PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) turut mendukung pelaksanaan simulasi ini

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pekerjaan Peninggian Jalan dan Jembatan Tol Kaligawe, PT JTT Dukung Simulasi Rekayasa Lalu Lintas Mulai 8 Juni 2023 Atas Diskresi Kepolisian

Pekerjaan Peninggian Jalan dan Jembatan Tol Kaligawe, PT JTT Dukung Simulasi Rekayasa Lalu Lintas Mulai 8 Juni 2023 Atas Diskresi Kepolisian

Pekerjaan Peninggian Jalan dan Jembatan Tol Kaligawe, PT JTT Dukung Simulasi Rekayasa Lalu Lintas Mulai 8 Juni 2023 Atas Diskresi Kepolisian

featured-img

Semarang (07/06), Atas diskresi pihak Kepolisian (Ditlantas Polda Jawa Tengah, Satlantas Polresta Semarang) serta berdasarkan kesepakatan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Provinsi Jateng, Dishub Kota Semarang, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng & DIY, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) dukung pelaksanaan simulasi rekayasa lalu lintas (lalin) mulai tanggal 8 Juni 2023 pukul 10.00 WIB s.d 10 Juni 2023. Simulasi rekayasa lalin ini untuk mendukung proyek pekerjaan peninggian jalan dan Jembatan Tol Kaligawe, Semarang.

General Manager Representative Office 2 Ruas Semarang Seksi A,B,C PT JTT, Nasrullah, menjelaskan skema simulasi rekayasa lalin di sekitar Jembatan Tol Kaligawe dipersiapkan agar alternatif rute perjalanan masyarakat yang mengakses jalan nasional di sekitar jembatan tol masih tetap dapat dijalankan dengan aman dan juga nyaman.

“Rekayasa lalin ini juga mempertimbangkan akses masuk dan keluar bagi kendaraan roda dua dan roda empat. Dipastikan untuk kendaraan roda dua tidak masuk jalan tol, namun hanya melakukan putar balik di akses yang dibuka di KM 438+625 Jalan Tol Semarang Seksi C yang telah disediakan. Lokasi akses ini masih sekitar 2 KM sebelum gerbang tol (GT) terdekat, yaitu GT Muktiharjo,” ujarnya.

Simulasi rekayasa lalu lintas di sekitar jalan dan Jembatan Tol Kaligawe yang diberlakukan akan mengatur arus kendaraan sebagai berikut:
1. Kendaraan Truck/Trailer dari arah Pelabuhan Tanjung Emas menuju Srondol dialihkan melalui jalan arteri menuju Gerbang Tol Krapyak
2. Kendaraan Truck/Trailer dari arah Srondol atau GT Gayamsari menuju Pelabuhan Tanjung Emas keluar Off Ramp Kaligawe
3. Kendaraan Golongan I dari arah Pelabuhan Tanjung Emas menuju Srondol putar balik di depan Universitas Islam Sultan Agung kemudian masuk Gerbang Tol Muktiharjo
4. Kendaraan Golongan I dan roda dua dari arah Demak menuju Pelabuhan Tanjung Emas dapat melalui akses contraflow
5. Kendaraan Golongan I dari arah Johar menuju Srondol dapat melalui u-turn di depan Masjid Kubro lanjut putar balik di depan Unissula lanjut menuju Gerbang Tol Muktiharjo di Tol Semarang Seksi C
6. Kendaraan Golongan I dan Roda Dua dari arah Demak menuju Johar dapat melakukan putar balik diakses Tol Semarang Seksi C Km 438+625 C

PT Jasamarga Transjawa Tol bersama dengan pihak terkait telah menyiapkan mitigasi risiko rekayasa lalin yaitu dengan menyiapkan water barrier dan rubber cone di sepanjang akses putar balik, perambuan, serta menyiapkan petugas Flagman 24 jam.

Guna memastikan informasi ini diterima dengan baik oleh pengguna jalan, PT Jasamarga Transjawa Tol juga melakukan sosialisasi rencana pekerjaan dengan memasang media luar ruang di titik-titik strategis berupa spanduk imbauan pekerjaan dan Dynamic Message Sign (DMS) di Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C baik arah Jakarta, Semarang maupun arah Banyumanik atau Solo.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Proyek Jalan Tol Semarang – Demak Seksi 1A Benny Christiawan dalam keterangannya menyampaikan bahwa proyek peninggian jalan dan Jembatan Tol Kaligawe ini dilakukan sebagai dampak dari proyek pekerjaan Jalan Tol Semarang – Demak Seksi 1A.

”Pekerjaan peninggian jalan dan Jembatan Tol Kaligawe merupakan bagian perencanaan pembangunan Jalan Tol Semarang – Demak. Proyek ini dikerjakan oleh Hutama Karya dan diharapkan dapat mengatasi permasalahan banjir ROB yang sering melanda daerah ini. Diharapkan, proyek ini akan rampung sebelum periode Natal dan Tahun Baru 2024 nanti,” tuturnya.

PT Jasamarga Transjawa Tol memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat adanya pekerjaan dimaksud serta rekayasa lalin yang diberlakukan di sekitar lokasi pekerjaan yang berdampak pada perjalanan.

PT Jasamarga Transjawa Tol mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mengantisipasi perjalanan, memastikan kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan. Selalu berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan.

Informasi lalu lintas jalan tol Jasa Marga Group dapat di akses melalui One Call Center 24 jam di nomor 14080 dan aplikasi Travoy untuk pengguna iOS dan Android.

BACA JUGA :

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID
Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Semarang menurun menjadi 35 kasus pada semester pertama 2026 setelah sebelumnya terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. DP3AKB Kabupaten Semarang menyampaikan penurunan tersebut saat peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026), sembari menegaskan perlindungan anak berkebutuhan khusus tetap diprioritaskan melalui pendampingan korban, pencegahan perundungan, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan rencana beasiswa bagi 1.682 anak inklusi pada 2027.
Hari Anak Nasional, DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel, Pemkab Perkuat Perlindungan Anak Inklusi
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar