URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pembobolan ATM di Indomaret Gunungpati, Diduga Ada Sindikat

Pembobolan ATM di Indomaret Gunungpati, Diduga Ada Sindikat

Pembobolan ATM di Indomaret Gunungpati, Diduga Ada Sindikat

featured-img
Tim Inafis Polrestabes Semarang saat melakukan pemeriksaan dan penyelidikan usai dibobolnya ATM milik Bank Jateng yang terletak di dalam toko Indomaret Jalan Raya Plalangan, Kelurahan Plalangan, Kecamatan Gunungpati.

RASIKAFM  – Polrestabes Semarang masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus pembobolan uang Rp 849 Juta di mesin anjungan tunai mandiri  (ATM) milik Bank Jateng yang terletak di minimarket, Kelurahan Plalangan, Kecamatan Gunungpati.

Kepolisian menduga, ada sindikat terkait kejahatan pelaku lantaran sebelumnya diduga pelaku telah melakukan kejahatan sama diwilayah lain karena ada kemiripan dalam modus saat menjalankan aksinya.

Informasi yang diperoleh, Indomaret di Mranggen Demak, Grobogan, Ungaran, Salatiga juga telah menjadi sasaran aksi kejahatan sama selama bulan September 2021. Namun, dalam aksinya itu ada yang berhasil membawa kabur uang dan ada yang tidak berhasil.

Menanggapi hal ini, Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lumbantoruan menduga pelakunya adalah sama dengan aksi pencurian di Plalangan, Gunungpati. Pelaku melancarkan aksinya dengan cara menjebol tembok terlebih dahulu.

“Bisa jadi berhubungan, ada kemiripan. Sasarannya ATM (kemiripan sementara),” ungkap Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lumbantoruan saat dihubungi wartawan, Senin (20/9/2021).

“Sejauh ini kami membandingkan ada beberapa tempat yang mirip kejadiannya. Yang berhasil kemarin di Mranggen Demak, Rp 87 juta,” tambahnya.

Sementara diketahui, kasus di Plalangan Gunungpati, pada saat olah TKP dan penyisiran di belakang Indomaret ditemukan beberapa diduga sebagai barang bukti antara lain tabung gas elpiji 3 kilogram.

Selain itu juga ada satu sarung tangan, penutup kepala dan botol air minum merek Le Minerale 600 mililiter diduga milik para pelaku. Terkait saksi yang diperiksa keterangannya, Donny mengatakan sampai sejauh ini baru tiga orang.

“Sekitar 3 orang, dari Indomaret dan BPD Jateng,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa kejahatan mesin anjungan tunai mandiri  (ATM) milik Bank Jateng yang terletak di Indomaret, Kelurahan Plalangan, Kecamatan Gunungpati diketahui pertama kali oleh dua karyawan usai membuka toko minimarket pada Sabtu, (18/9/2021) sekira pukul 09.00 WIB.

Setelah masuk kedalam toko, kedua saksi langsung melihat bagian mesin ATM telah terbuka dan bagian tembok samping mesin ATM berlubang.

“Para karyawan itu langsung menghubungi kepolisian untuk ditindak lanjuti. Kerugian ditaksir Rp. 849.4 juta,” kata Donny kepada halosemarang.id.

Setelah mendapat laporan tersebut, Tim Inafis Polrestabes Semarang langsung datang mengamankan lokasi untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan.

“Sementara ini, diketahui aksi itu dilakukan dengan cara menjebol tembok Toko Indomaret dan mengelas mesin ATM,” ujarnya.

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved