KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemkab Semarang Siapkan Tiga Armada Bus untuk Program Mudik Gratis 2025

Pemkab Semarang Siapkan Tiga Armada Bus untuk Program Mudik Gratis 2025

Pemkab Semarang Siapkan Tiga Armada Bus untuk Program Mudik Gratis 2025

Dok./IST
Foto: lustrasi

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang kembali akan menggelar Program Mudik Gratis 2025. Tahun ini, jumlah armada yang disiapkan adalah tiga bus yang akan mengangkut pemudik.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, Tri Martono, mengungkapkan tiga armada bus masing-masing memiliki kapasitas 60 tempat duduk.

“Jadi total ada 180 tempat duduk untuk pemudik dari Kabupaten Semarang,” kata Tri Martono, Rabu (12/3/2025).

Keberangkatan pemudik, menurutnya, akan dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Tengah bersama perwakilan pemerintah dari kabupaten/kota di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cipayung, Jakarta Timur.

“Pemudik dari Kabupaten Semarang akan diberangkatkan menuju kampung halaman mereka, yang akan dipusatkan di TMII, Jakarta Timur,” jelasnya.

Terkait tanggal pasti pelaksanaan Mudik Gratis 2025, Tri Martono menyatakan bahwa pihaknya belum dapat memberikan informasi lebih lanjut. Ia menyebutkan bahwa persiapan masih berlangsung, termasuk pendaftaran dan koordinasi dengan panitia di tingkat provinsi.

“Untuk tanggal pastinya belum bisa kami sampaikan, karena masih dalam tahap persiapan oleh panitia tingkat provinsi dan koordinator wilayah. Biasanya, mudik gratis ini dilaksanakan sekitar H-4 atau H-3 sebelum Idul Fitri,” tambahnya.

Peserta Mudik Gratis ini tetap dengan persyaratan yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Koordinator lapangan di Jakarta yang telah ditunjuk akan membantu pengelolaan data pemudik.

“Sehingga kami dapat menerima data pemudik berdasarkan nama,” urainya.

Program Mudik Gratis ini, menurutnya, lebih dikhususkan untuk warga Kabupaten Semarang yang bekerja di Jakarta, terutama bagi mereka yang bekerja serabutan atau pedagang kecil, yang ingin pulang ke kampung halaman.

“Kami juga masih berupaya mengajak pihak swasta untuk berpartisipasi seperti tahun lalu dengan menyediakan dua armada bus untuk arus balik. Mudah-mudahan tahun ini ada bantuan serupa,” pungkasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]