KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pemkab Semarang Terima UGR Tol Yogya-Bawen, Digunakan untuk Relokasi Sekolah Terdampak

Pemkab Semarang Terima UGR Tol Yogya-Bawen, Digunakan untuk Relokasi Sekolah Terdampak

Pemkab Semarang Terima UGR Tol Yogya-Bawen, Digunakan untuk Relokasi Sekolah Terdampak

PPK Pengadaan Tanah Tol Yogyakarta-Bawen II, Moh Fajri Nukman menyerahkan UGR lahan terdampak tol Yogya-Bawen kepada Sekda Kabupaten Semarang, Djarot Supriyoto di Kantor Bupati Semarang, Ungaran Barat, Senin (19/8/2024). Foto: Diskominfo Kabupaten Semarang)

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menerima uang ganti rugi (UGR) sebesar Rp25.610.626.900 dari aset tanah di Kecamatan Bawen yang terdampak proyek Tol Yogya-Bawen.

Jumlah tersebut berdasarkan Nomor Identifikasi Bidang Sementara (NIS) 200 dan hak pakai nomor 15 seluas 8.815 meter persegi.

Penandatangan berita acara penerimaan UGR itu dilakukan di Ruang Rapat Sekda, Kantor Bupati Semarang di Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (19/8/2024).

Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kabupaten Semarang, Zaenal Arifin menyebutkan bahwa UGR tersebut akan digunakan untuk pembangunan dan pembelian lahan di Kecamatan Bawen.

“Seusai petunjuk, urusan di Bawen dulu diselesaikan. Misal membeli tanah relokasi untuk SDN Bawen 01 termasuk membangun sekolahannya, lalu membeli tanah untuk Kantor Kelurahan dan lapangan,” kata Zaenal.

Selain relokasi SD dan kantor kelurahan, UGR ini juga akan digunakan untuk pembelian lahan sebagai perluasan tempat pembuangan akhir (TPA) Blondo, Bawen. Sebab, persoalan sampah di sana sudah darurat dan perlu segera ditangani.

Zaenal belum dapat menyampaikan secara rinci mengenai nilai dan alokasi yang digunakan untuk keperluan-keperluan tersebut.

“Yang terdampak tol berupa lahan, maka Pemkab juga akan menggunakan UGR untuk pengadaan lahan,” kata dia.

Sementara Sekda Kabupaten Semarang, Djarot Supriyoto mengatakan, penyelesaian administrasi pertanahan juga dilakukan sesuai aturan dan hak yang terpercaya.

“Ini juga agar menjadi contoh baik bagi warga. Kami perintahkan kepada camat, lurah dan kepala desa untuk memberikan pemahaman pentingnya bukti kepemilikan tanah yang sah,” ungkapnya.

Untuk diketahui, terdapat total 14 lahan aset Pemkab Semarang yang terkena proyek Tol Yogya-Bawen. Nantinya, total uang ganti rugi yang akan diserahkan sebesar Rp 112.034.353.800. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]