URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali mengirimkan bantuan untuk para korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, Jumat (2/12/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Kembali Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Gempa di Cianjur

Pemkot Semarang Kembali Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Gempa di Cianjur

Pemkot Semarang Kembali Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Gempa di Cianjur

Featured Image

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali mengirimkan bantuan untuk para korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, Jumat (2/12/2022). Selain bantuan logistik, Pemkot Semarang juga menurunkan sejumlah relawan untuk membantu evakuasi korban bencana alam tersebut.

Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, Pemkot Semarang telah menggalang dana melalui posko di Balaikota dari tanggal 25 November hingga 1 Desember 2022. Hasil dari penggalangan dana itu kemudian dibelikan makanan siap saji.

Sebab, masyarakat yang terdampak bencana Cianjur tidak hanya perkotaan saja, namun wilayah dataran tinggi pun juga ada masyarakat yang terdampak.

“Saya memang menyampaikan jangan hanya bahan mentah saja, sembako mentah. Karena masyarakat yang terkena dampak tidak hanya saja wilayah perkotaan saja. Tapi banyak yang di gunung-gunung, banyak yang di lembah. Mereka pasti membutuhkan yang segera dimakan,” ujr Ita sapaan akrabnya usai kegiatan.

“Makanya yang kita berikan ini ada bantuan siap saji seperti sarden, kornet, telor asin, abon, biskuit dan lain sebagainya. Termasuk susu, karena anak-anak di bawah satu tahun, pasti mereka butuh susu untuk asupan gizi mereka,” tanbahnya.

Selain bahan makana, Pemkot Semarang juga memberikan bantuan berupa pampers, pembalut, hingga tenda. Menurut Ita, dirinya mendapatkan informasi masih banyak masyarakat yang terdampak gempa bencana tersebut membutuhkan bantuan seperti itu.

“Kemarin kita dapat info, masih banyak masyarakat yang membutuhkan apalagi kemarin ada gempa susulan. Diharapkan ini adalah sebagian yang kita sumbangkan,” paparnya .

Lebih lanjut, Ita mengaku akan mengirimkan bantuan lagi jika masih ada kekurangan dari kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana Cianjur.

“Tidak menutup kemungkinan, kalau nanti ada tambahan yang dibutuhkan, kami juga siap melakukan penggalangan lagi untuk masyarakat di sana (Cianjur),” terangnya.

Selain itu, ia mencacat keseluruhan bantuan jika diuangkan mencapai Rp 314 juta dan 4 armada baik dari BPBD maupun asosiasi pengusaha.

“Total ada 314 juta. Dan ada 4 Armada, satu kontainer bantuan yang sangat banyak sekali,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Arief Rudianto menyampaikan laporan sejumlah bantuan kepada Plt Wali Kota Semarang, Mbak Ita saat upacara pelepasan relawan dan bantuan. BPBD bersama Pemkot Semarang telah menggalang bantuan dari berbagai unsur mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), masyarakat, pengusaha, hingga dunia pendidikan.

“Unsur masyarakat sebanyak 10 orang, pemerintah 39 OPD, unsur BUMD berjumlah 6 BUMD, organisasi sosial ada 7 organisasi, unsur pendidikan ada 2 perguruan tinggi dan 1 SD negeri. Selain itu, 70 pengusaha juga ikut mendonasikan bantuan gempa Cianjur, ” jelasnya.

Adapun hasil dari donasi tersebut dibelikan berbagai barang, di antaranya beras sebanyak 1,675 kilogram, mie instan 655 dus, makanan siap saji 1.367 dus, air minum 781 dus, selimut 184 buah, matras 80 buah, obat-obatan 536 buah, terpal atau tenda sebanyak 13 buah.

Selain itu, pampers bayi 739 dus, susu bayi 562 dus, makanan bayi 280 dus, pampers dewasa 1618 dus, susu dewasa 306 dus, serta minyak 221 liter, gula 151 kilogram. Adapun barang yang dibelikan itu jika dinilaikan dengan uang bantuan tersebut senilai Rp 314. 375.000.

Dari situ, Arief Rudianto menjelaskan bantuan tersebut pihaknya mengirimkan secara langsung ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar) dengan menggunakan empat armada truk dengan melibatkan beberapa OPD dan pengusaha.

“Mereka yang ikut mengirimkan bantuan secara langsung, diantaranya BPBD Kota Semarang, Dinas Perhubungan Kota Semarang, Dinas Sosial Kota Semarang, Bagian Rumah Tangga Setda Kota Semarang, dan Masyarakat Chinese Jawa Tengah,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Warga Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang melakukan aksi penutupan sebagian ruas jalan rusak menggunakan batu belah dan pohon pisang sebagai bentuk protes terhadap kerusakan jalan yang diduga akibat lalu lalang truk tambang bermuatan berlebih. Warga meminta perbaikan jalan segera direalisasikan karena kondisi jalan dinilai membahayakan pengguna.
Warga Wringinputih Pasang Batu Belah dan Pohon Pisang di Jalan Rusak, Protes Truk Tambang Overtonase
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Warga Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang melakukan aksi penutupan sebagian ruas jalan rusak menggunakan batu belah dan pohon pisang sebagai bentuk protes terhadap kerusakan jalan yang diduga akibat lalu lalang truk tambang bermuatan berlebih. Warga meminta perbaikan jalan segera direalisasikan karena kondisi jalan dinilai membahayakan pengguna.
Warga Wringinputih Pasang Batu Belah dan Pohon Pisang di Jalan Rusak, Protes Truk Tambang Overtonase
Warga Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang melakukan aksi penutupan sebagian ruas jalan rusak menggunakan batu belah dan pohon pisang sebagai bentuk protes terhadap kerusakan jalan yang...
12 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–08.00 dan 14.00–16
12 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–08.00 dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Jumat, 12 Juni 2026 pada pagi serta siang hingga sore hari dengan tinggi muka air...
12 Juni 2026 BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpotensi Guyur Semarang Selatan dan Pegunungan Jawa Tengah
12 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpotensi Guyur Semarang Selatan dan Pegunungan Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 12 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu...
Tes Religi
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Satreskrim Polres Semarang menetapkan seorang pria berinisial AJS (56), warga kelahiran Salatiga, sebagai tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap delapan santri di sebuah pondok pesantren...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved