URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Perhubungan Kota Semarang mengambil langkah mitigasi terhadap kemacetan di wilayah Genuk-Sayung sebagai respons terhadap dampak betonisasi Jalan Kaligawe yang sebelumnya terendam banjir. Kemacetan terfokus di sekitar Pasar Sayung, Mranggen, Demak, dan Jalan Kaligawe dari Kabupaten Demak menuju Kota Semarang dan sebaliknya. Dalam upaya penanganan, Dinas Perhubungan berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes Semarang, Polres Demak, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Demak untuk mengoptimalkan jalur alternatif.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Lakukan Rekayasa Lalu lintas Terhadap Kemacetan di Genuk-Sayung

Pemkot Semarang Lakukan Rekayasa Lalu lintas Terhadap Kemacetan di Genuk-Sayung

Pemkot Semarang Lakukan Rekayasa Lalu lintas Terhadap Kemacetan di Genuk-Sayung

Dinas Perhubungan Kota Semarang mengambil langkah mitigasi terhadap kemacetan di wilayah Genuk-Sayung sebagai respons terhadap dampak betonisasi Jalan Kaligawe yang sebelumnya terendam banjir. Kemacetan terfokus di sekitar Pasar Sayung, Mranggen, Demak, dan Jalan Kaligawe dari Kabupaten Demak menuju Kota Semarang dan sebaliknya. Dalam upaya penanganan, Dinas Perhubungan berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes Semarang, Polres Demak, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Demak untuk mengoptimalkan jalur alternatif.
Foto: Dok/IST
Petugas Dinas Perhubungan Kota Semarang melakukan pengaturan lalu lintas di wilayah Genuk, Jumat (8/12/2023).
featured-img

Semarang – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan mengambil langkah mitigasi untuk mengatasi kemacetan di wilayah Genuk-Sayung, yang disebabkan oleh betonisasi Jalan Kaligawe yang sebelumnya terendam banjir. Kemacetan terutama terjadi di sekitar Pasar Sayung, Mranggen, Demak, dan Jalan Kaligawe yang menghubungkan Kabupaten Demak dengan Kota Semarang.

Upaya Koordinasi dan Jalur Alternatif

Dalam menanggapi masalah ini, Dinas Perhubungan Kota Semarang berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes Semarang, Polres Demak, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Demak untuk mengoptimalkan jalur alternatif di Kabupaten Demak.

“Kami telah mengusulkan jalur alternatif dari Demak menuju Kota Semarang, dengan roda dua dan kendaraan kecil dialihkan melalui jembatan Onggorawe menuju Jalan Woltermonginsidi. Sementara kendaraan besar diarahkan melalui pos/halte Buyaran menuju Jalan Guntur-Pamongan-Bulusari menuju pasar Genuk atau Mranggen,” ungkap Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan.

Sistem Kontra Flow dan Penanganan di Lapangan

Dinas Perhubungan bekerja sama dengan Satlantas Polrestabes Semarang dan Unit Lantas Polsek Genuk untuk menerapkan sistem kontra flow lalu lintas pada ruas Jalan Kaligawe dari Semarang menuju Demak pada jam padat.

Kontra flow akan dilaksanakan setiap hari Senin sampai Sabtu pukul 10.30 – 11.30 WIB dan pukul 15.00 -16.00 WIB. Petugas akan dikerahkan ke titik kemacetan pada waktu-waktu tersebut.

Progres Pengecoran Jalan dan Rencana Masa Depan

Proyek betonisasi atau pengecoran jalan terbagi menjadi dua segmen, yaitu segmen 900 meter dan segmen 300 meter. Segmen 900 meter, mulai dari kantor kecamatan lama hingga jembatan pelayaran, diharapkan sudah bisa dilintasi dua jalur ke arah barat pada Senin (11/12).

Segmen 300 meter dari barat traffic light Simpang Genuk sampai kantor kecamatan lama juga ditargetkan dapat dilewati dua jalur sebelum tanggal 20 Desember. Perbaikan jalan akan terus dilanjutkan ke Simpang Genuk Sari pada awal tahun depan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat meminimalisir dampak kemacetan dan meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut.

BACA JUGA :

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Impactful Regional Leadership pada ajang Solopos Best Brand & Innovation Award 2026 di The Alana Solo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/7/2026). Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinannya dalam mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta mewujudkan pembangunan kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat Jawa Tengah.
Investasi Tumbuh, UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pernyataan itu disampaikan di hadapan para Ketua PCNU se-Jawa Tengah saat Silaturahim PCNU di Salatiga, Rabu (15/7/2026), sebagai ikhtiar memperkuat persatuan organisasi dan menghadirkan kepemimpinan yang berdaulat, bermartabat, serta bermanfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Silaturahim Bersama PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Siap Maju pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
PT Jasamarga Semarang Batang melakukan uji kekesatan (Skid Resistance Test) di Ruas Tol Semarang–Batang sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pengujian ini bertujuan mengukur daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan agar risiko kendaraan tergelincir dapat diminimalkan, sekaligus menjadi dasar pelaksanaan pemeliharaan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol.
Ternyata Jalan Tol Rutin Jalani Uji Kekesatan Jalan, Apa Itu dan Mengapa Penting?
Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar