URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) memberikan penghargaan Gelar Desa Wisata terbaik kepada Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemprov Anugerahkan Gelar Desa Wisata Terbaik Se-Jateng

Pemprov Anugerahkan Gelar Desa Wisata Terbaik Se-Jateng

Pemprov Anugerahkan Gelar Desa Wisata Terbaik Se-Jateng

featured-img

KEBUMEN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) memberikan penghargaan Gelar Desa Wisata terbaik kepada Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas.

Desa Cikakak meraih juara umum pada even Gelar Desa Wisata Provinsi Jawa Tengah 2021. Serta juara favorit diraih Desa Wonolopo Kota Semarang. Penganugerahan dilakukan di Kabupaten Kebumen, Rabu (27/10/2021).

Even dibagi menjadi beberapa kategori. Kategori Profil Desa Wisata juara 1 diraih Desa Conto Kabupaten Wonogiri, juara 2 Desa Cikakak Kabupaten Banyumas, juara 3 Desa Serang Kabupaten Purbalingga.

Kategori Pengelolaan Desa Wisata jatuh pada Desa Cikakak Banyumas, juara 2 Desa Pandansari Kabupaten Batang, juara 3 Desa Bugisan Kabupaten Klaten. Kategori Produk Inovasi diraih Desa Serang Kabupaten Purbalingga, Desa Pandanrejo Kabupaten Purworejo, juara 3 Desa Tambaksari Kabupaten Cilacap.

Kategori Atraksi Seni disabet Desa Cikakak Banyumas sebagai juara 1, Desa Conto Wonogiri, Desa Muncar Kabupaten Semarang. Adapun, juara umum 1 Desa Cikakak Banyumas, juara umum 2 Desa Conto Wonogiri, dan juara umum 3 Desa Serang Purbalingga.

Kepala Disporapar Jateng Sinoeng N Rachmadi mengatakan, even ini merupakan rangkaian proses untuk memberikan apresiasi ke desa wisata. Selain juga sebagai bentuk pentahapan Pemprov atas upaya pelaku desa wisata dalam memajukan desa.

“Hari ini meski belum membaik (pandemi) tapi upaya itu terus terjaga,” kata Sinoeng di sela penganugerahan Gelar Desa Wisata Provinsi Jateng di lokasi acara.

Pihaknya mengapresiasi kepada pelaku desa wisata yang telah berkolaborasi dengan komunitas kreatif anak muda yang telah mempromosikan dalam mengemas paket wisata desa.

Kepala Desa Wisata Cikakak Akim, bangga dengan raihan juara umum di even ini. Hal itu tak lepas dari potensi desa seperti adanya Masjid Saka Tunggal yang dibuat tahun 1284 Masehi, Taman Kera, atraksi budaya.

“Alamnya kita kembangkan juga ekonomi kreatif membuat ikon kepala monyet,” kata dia.

Saat ini kunjungan wisata mulai membaik. Pihaknya berharap, ke depannya akan mengembangkan desa wisata dengan menarik investor atau pihak lain.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon