KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pengakuan Debcolektor Dapat Upah Dari Teror Sebar Aib Korban Nasabah Pinjol

Pengakuan Debcolektor Dapat Upah Dari Teror Sebar Aib Korban Nasabah Pinjol

Pengakuan Debcolektor Dapat Upah Dari Teror Sebar Aib Korban Nasabah Pinjol

SEMARANG – Ditreskrimsus Polda Jateng berhasil mengungkap praktik pinjaman online (pinjol) ilegal yang meresahkan nasabah dengan mengamankan tiga orang.

Ketiga orang itu masing-masing berperan sebagai Direktur Pinjol Bodong, Debcolektor, dan Human Resource Department (HRD). Namun, yang ditetapkan tersangkan saat ini masih satu orang yaitu debcoletror berinisial AKA. Sementara dua orang lainya masih dalam pemeriksaan.

[irp posts=”27343″ name=”Polda Jateng Ungkap Praktik Pinjol Ilegal Yang Meresahkan Hingga Sebarkan Aib Korban”][irp posts=”27349″ name=”Polda Jateng Minta Masyarakat Tak Sembarangan Pinjam Uang Lewat Online”]

AKA ditangkap pada Rabu (13/10/2021) pukul 01.00 WIB oleh Tim Subdit V/Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Jateng di sebuah rumah kos yang beralamat Jalan Dr. Sutomo Bausasran, Danurejan, Kota Yogyakarta.

Ketika dilakukan pendalaman, polisi menyegel Kantor pinjol ilegal PT. AKS yang terletak di Jalan Kyai Mojo Tegalrejo, Yogyakarta

“Pada bulan oktober korban melapor. Kemudian kita lakukan penindakan ternyata perusahan tersebut ada di Jogja. Kemudian mengamankan 3 orang. Dari tiga yang diamankan kita tetapkan satu  sebagai tersangka yaitu si debcolektor itu perempuan. Ini sebagai yang memberikan pemerasan dan teror,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jateng, Kombes Pol Johanson Ronald Simamora di Mapolda Jateng Selasa (19/10/2021).

Dalam pengakuannya, AKA baru bekerja selama tiga bulan sebagai debcolektor. Sebagai penagih, ia diberi tugas untuk mengingatkan nasabah agar melakukan pembayaran.

Akan tetapi, jika hal tersebut tidak dilakukan oleh nasabah, ia akan meneror dengan membuat konten pornografi yang dimana objeknya adalah orang yang ia tagih.

“Tugas reminder atau mengingatkan kalo gak respon di spam dalam bentuk P P P kirim gitu. Gaada respon saya proses data dan nelfon kontak darurat yang dicantumkan kalo gaada respon lagi baru saya post seperti itu (konten pornografi),” tuturnya.

“Sebelum saya sebar, saya kirim ke nasabah dulu terus baru ke kontak darurat,” tambahnya.

Ia juga mengakui upah dari kerjaan penagih ini dibilang cukup lumayan. Jika ia berhasil melaksanakan tugasnya, ia akan mendapatkan gaji yang maksimal dan persenan dari beberapa orang yang berhasil ia tagih.

“Dengan imbalan 3 sampai 4 juta perbulan. Ada presentasi juga bunganya lumayan dari pinjaman Rp. 804 ribu satu minggu, jadi Rp. 1,2 juta pengembaliannya,” pungkasnya.

Disisi lain, AKA tidak mengira bahwa pekerjaan penagih pinjol ini bisa membahayakan orang lain. Sebab, peneroran yang dilakukannya tak bertuju kepada semua peminjam uang.

“Saya tau gak tau (kalo itu membahayakan) soalnya itu kan tergantung nasabah kalo nasabah dari awal koperatif saya gak akan kaya gitu (bikin konten porno),” bebernya.

BACA JUGA :

Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px