URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Circularva bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang menyelenggarakan acara Seremonial Penyerahan MoU Kerjasama Optimalisasi Pengelolaan Sampah Organik melalui Program Rumah Maggot, yang berlangsung di Rumah Maggot Kabupaten Semarang, TPA Blondo, Kecamatan Bawen, Jawa Tengah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pengelolaan Sampah Organik Kabupaten Semarang Melalui Optimalisasi Program Rumah Maggot

Pengelolaan Sampah Organik Kabupaten Semarang Melalui Optimalisasi Program Rumah Maggot

Pengelolaan Sampah Organik Kabupaten Semarang Melalui Optimalisasi Program Rumah Maggot

Foto: Dok
Foto: Dok
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dalam upaya mendukung pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan dan berbasis inovasi, Circularva bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang menyelenggarakan acara Seremonial Penyerahan MoU Kerjasama Optimalisasi Pengelolaan Sampah Organik melalui Program Rumah Maggot. Acara ini berlangsung di Rumah Maggot Kabupaten Semarang, yang berlokasi di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, Jawa Tengah.

Penyerahan MoU ini merupakan tonggak penting dalam membangun sinergi antara Circularva dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang untuk menciptakan solusi inovatif dalam pengelolaan sampah organik. Dengan pendekatan berbasis Teknologi Bio Konvresi (larva lalat Black Soldier Fly), program ini diharapkan mampu mengurangi beban sampah organik di tempat pembuangan akhir (TPA), sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat.

Kolaborasi Strategis untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang, dalam sambutannya menyatakan bahwa pengelolaan sampah organik adalah tantangan besar yang membutuhkan pendekatan inovatif. “Program Rumah Maggot ini adalah langkah konkret untuk mengurangi dampak negatif sampah organik sekaligus memberikan manfaat ekonomi. Kami sangat mengapresiasi Circularva atas inisiatifnya dalam program ini,” ujar beliau.

Circularva, sebagai perusahaan rintisan berbasis inovasi dalam pengelolaan limbah, menekankan pentingnya membangun ekosistem berkelanjutan melalui pengelolaan sampah organik. Dimas Herdy Utomo, Chief of Strategic Circularva, menyatakan bahwa penyerahan MoU ini merupakan bukti nyata komitmen bersama untuk menciptakan solusi berbasis ekonomi sirkular yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami percaya, melalui Program Rumah Maggot, kita tidak hanya menyelesaikan masalah sampah, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru. Dengan mengolah sampah organik menjadi produk turunan yang lebih bernilai seperti pakan ternak, pupuk, bahkan sampai dengan bahan baku kosmetik , program ini dapat memberikan dampak jangka panjang yang positif,” ungkap Dimas.

Foto: Dok

Agenda dan Rangkaian Acara

Acara ini diawali dengan penyerahan MoU yang sudah ditandatangani antara Circularva dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang, yang menjadi simbol komitmen bersama untuk optimalisasi pengelolaan sampah organik. MoU ini mencakup kolaborasi dalam pengembangan Program Rumah Maggot di Kabupaten Semarang, mulai dari edukasi masyarakat, pelatihan teknis, hingga pengembangan produk turunan maggot yg nantinya diharapkan akan menjadi sebuah kebijakan.

Acara dilanjutkan dengan presentasi mengenai Ekosistem Rumah Maggot, di mana peserta memperoleh wawasan tentang metode pengelolaan sampah berbasis maggot. Circularva menjelaskan bahwa pendekatan ini tidak hanya mengurangi beban TPA, tetapi juga menghasilkan produk bernilai ekonomis yang ramah lingkungan.

Rangkaian acara diakhiri dengan sesi diskusi bersama dan tour ke area Rumah Maggot yang melibatkan jajaran pemerintah daerah, seluruh undangan, dan tim Circularva. Diskusi ini membahas langkah-langkah strategis untuk implementasi dan keberlanjutan program, termasuk penguatan peran komunitas lokal dalam pengelolaan sampah organik.

Dampak Program Rumah Maggot

Program Rumah Maggot memiliki potensi untuk memberikan dampak positif yang signifikan, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun lingkungan:

• Ekonomi:
Pengolahan sampah organik menjadi pakan ternak dan pupuk organik bernilai tinggi.
Penciptaan peluang usaha baru untuk masyarakat sekitar.

• Sosial:
Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik dan pelatihan teknis.
Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

• Lingkungan:
Pengurangan emisi gas rumah kaca melalui pengelolaan sampah organik.
Perbaikan kualitas tanah melalui pemanfaatan pupuk organik hasil olahan maggot.

Komitmen untuk Masa Depan yang Berkelanjutan

Penyerahan MoU ini menjadi tonggak awal dalam perjalanan kolaborasi antara Circularva dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang. Circularva dan mitra-mitranya berkomitmen untuk terus mendorong inovasi dan penguatan ekosistem pengelolaan sampah organik berbasis maggot.

“Kami percaya bahwa keberhasilan program ini akan memberikan inspirasi bagi daerah lain untuk menerapkan solusi serupa. Circularva berkomitmen untuk mendampingi masyarakat dan pemerintah daerah dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” tutup Dimas Herdy Utomo.

Acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan berbasis inovasi. Circularva berharap program ini dapat direplikasi ke daerah lain di Indonesia, sehingga dampak positifnya dapat dirasakan lebih luas.

Tentang Circularva

Circularva adalah perusahaan yang berfokus pada inovasi pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular. Dengan pendekatan teknologi dan kolaborasi lintas sektor, Circularva berkomitmen untuk menciptakan solusi berkelanjutan bagi tantangan lingkungan, sosial, dan ekonomi. (hrs)

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Contact Person:
Dimas Herdy Utomo
Chief of Strategic Circularva
Telp: +62 812 2627 1535
Email: info@circularva.id

BACA JUGA :

Komisi C DPRD Kabupaten Semarang menyoroti perluasan Taman Bunga Celosia di Bandungan yang mencapai sekitar 9 hektare tanpa izin lengkap, Jumat (24/4/2026). Dewan meminta wahana belum berizin dihentikan sementara dan pengelola melengkapi administrasi serta memperbaiki pengolahan limbah demi kepatuhan aturan.
Perluasan Taman Bunga Celosia Bandungan Terkendala Izin, Dewan Minta Wahana Hentikan Operasional
Pelaku industri dan pekerja rokok di Jawa Tengah menyoroti kebijakan baru terkait pembatasan tar, nikotin, dan klasifikasi industri yang dinilai berpotensi memicu rokok ilegal, disampaikan di Ungaran, Jumat (24/4/2026). Mereka menilai regulasi ini membebani industri legal dan dapat berdampak pada penurunan produksi serta ancaman PHK.
Rokok Ilegal Kian Menguat Ancam Industri Legal, Pekerja Rentan PHK
Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Kabupaten Semarang memperingati HUT ke-45 melalui apel dan pemberian penghargaan di Semarang, Rabu (2026), sebagai refleksi peningkatan layanan air bersih. Kegiatan ini melibatkan pemerintah daerah, pelanggan, dan pegawai guna memperkuat komitmen pelayanan serta mendorong kualitas kinerja perusahaan.
HUT ke-45 Tirta Bumi Serasi: Momentum Refleksi, Perkuat Layanan Air Bersih untuk Masyarakat
Universitas Kristen Satya Wacana menggelar wisuda periode II 2026 di Salatiga, Kamis (23/4/2026), dengan menonjolkan peran perempuan dalam kepemimpinan akademik. Prosesi dihadiri tokoh perempuan dan diikuti 437 lulusan, mengusung tema “Pahlawan Wanita” sebagai penghormatan atas perjuangan perempuan dalam pendidikan dan kehidupan.
Semangat Kartini Warnai Wisuda UKSW 2026, Saatnya Perempuan Memimpin

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

Polres Semarang menyelidiki kasus pencurian yang menyasar tiga gereja di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, sejak Februari hingga April 2026, dengan pelaku diduga memanfaatkan kondisi sepi pada pagi hingga siang hari, sementara polisi meningkatkan patroli, memeriksa saksi, dan melakukan olah TKP untuk mengungkap pelaku.
Polisi Kejar Pelaku Pencurian Beruntun Gereja di Getasan
Polres Semarang menyelidiki kasus pencurian yang menyasar tiga gereja di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, sejak Februari hingga April 2026, dengan pelaku diduga memanfaatkan kondisi sepi pada pagi...
Polda Jawa Tengah mengungkap peredaran 49 paket sabu seberat 65,75 gram di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga, Rabu (22/4/2026), hasil penyelidikan bersama Polres Salatiga. Tiga tersangka residivis ditangkap melalui pengembangan informasi masyarakat, dengan modus sistem ranjau dan penyimpanan di beberapa lokasi serta kamar kos.
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba, dengan Modus Ranjau, Tesangka Terancam Hukuman Mati
Polda Jawa Tengah mengungkap peredaran 49 paket sabu seberat 65,75 gram di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga, Rabu (22/4/2026), hasil penyelidikan bersama Polres Salatiga. Tiga tersangka residivis ditangkap...
Komisi C DPRD Kabupaten Semarang menyoroti perluasan Taman Bunga Celosia di Bandungan yang mencapai sekitar 9 hektare tanpa izin lengkap, Jumat (24/4/2026). Dewan meminta wahana belum berizin dihentikan sementara dan pengelola melengkapi administrasi serta memperbaiki pengolahan limbah demi kepatuhan aturan.
Perluasan Taman Bunga Celosia Bandungan Terkendala Izin, Dewan Minta Wahana Hentikan Operasional
Komisi C DPRD Kabupaten Semarang menyoroti perluasan Taman Bunga Celosia di Bandungan yang mencapai sekitar 9 hektare tanpa izin lengkap, Jumat (24/4/2026). Dewan meminta wahana belum berizin dihentikan...
Pelaku industri dan pekerja rokok di Jawa Tengah menyoroti kebijakan baru terkait pembatasan tar, nikotin, dan klasifikasi industri yang dinilai berpotensi memicu rokok ilegal, disampaikan di Ungaran, Jumat (24/4/2026). Mereka menilai regulasi ini membebani industri legal dan dapat berdampak pada penurunan produksi serta ancaman PHK.
Rokok Ilegal Kian Menguat Ancam Industri Legal, Pekerja Rentan PHK
Pelaku industri dan pekerja rokok di Jawa Tengah menyoroti kebijakan baru terkait pembatasan tar, nikotin, dan klasifikasi industri yang dinilai berpotensi memicu rokok ilegal, disampaikan di Ungaran,...
Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Kabupaten Semarang memperingati HUT ke-45 melalui apel dan pemberian penghargaan di Semarang, Rabu (2026), sebagai refleksi peningkatan layanan air bersih. Kegiatan ini melibatkan pemerintah daerah, pelanggan, dan pegawai guna memperkuat komitmen pelayanan serta mendorong kualitas kinerja perusahaan.
HUT ke-45 Tirta Bumi Serasi: Momentum Refleksi, Perkuat Layanan Air Bersih untuk Masyarakat
Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Kabupaten Semarang memperingati HUT ke-45 melalui apel dan pemberian penghargaan di Semarang, Rabu (2026), sebagai refleksi peningkatan layanan air bersih. Kegiatan...
Muat Lebih

POPULER

BPR Syariah Kedung Arto menggelar Balapan Mlayu 2026 di Lakers BSB City Semarang pada Minggu pagi, menghadirkan ribuan peserta dari berbagai kalangan. Ajang lari 3K dan 10K ini bertujuan mendorong gaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan, dilengkapi edukasi kesehatan, lomba kostum, serta hadiah menarik bagi peserta.
Balapan Mlayu 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Promosi Hidup Sehat di Semarang
Pengadilan Agama Ambarawa mencatat sebanyak 74 perkara dispensasi kawin di Kabupaten Semarang sejak Januari hingga Juni 2025, yang mayoritas diajukan oleh pasangan di bawah usia 19 tahun, dengan alasan utama karena kehamilan di luar nikah. Humas PA Ambarawa, Khoirul Anam, menjelaskan di kantornya pada Rabu, 2 Juli 2025, bahwa tidak semua permohonan dikabulkan karena majelis hakim menilai kesiapan mental, pendidikan, dan kepentingan terbaik bagi anak.
PA Ambarawa Catat 74 Permohonan Dispensasi Kawin, Didominasi Kasus Kehamilan Remaja
Forum PUSAKA Jawa Tengah membuka call for papers bagi akademisi, peneliti, dan masyarakat di Gedung Bank Indonesia Semarang pada Maret 2026 untuk merumuskan rekomendasi kebijakan ekonomi daerah, dengan pengiriman extended abstract 2.500 kata serta peluang publikasi di jurnal ilmiah bereputasi.
Forum PUSAKA Jateng 2026 Buka Call for Papers, Dorong Rekomendasi Kebijakan Ekonomi Daerah

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved