URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Terkait Kecelakaan beruntun berujung maut terjadi di Jalan RM Hadi Soebeno atau tepatnya di depan PT. Eswin Mandiri, Kelurahan Cangkiran, Kecamatan Mijen, Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit menjelaskan, kejadian itu melibatkan truk kontainer, bus dan sepeda motor.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Penjelasan Polisi Kecelakaan Beruntun Berujung Maut Di Mijen

Penjelasan Polisi Kecelakaan Beruntun Berujung Maut Di Mijen

Penjelasan Polisi Kecelakaan Beruntun Berujung Maut Di Mijen

featured-img

SEMARANG – Kecelakaan beruntun berujung maut terjadi di Jalan RM Hadi Soebeno atau tepatnya di depan PT. Eswin Mandiri, Kelurahan Cangkiran, Kecamatan Mijen pada Jumat (12/11/2021) sekitar pukul 14.50 WIB.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit menjelaskan, kejadian itu melibatkan truk kontainer, bus dan sepeda motor. Akibatnya, pengendara roda dua bernama Anisa (36) warga Dusun Sasak, Kabupaten Kendal meninggal dunia di lokasi kejadian usai mengalami luka parah dibagian kepala.[irp posts=”29911″ name=”Kecelakaan Beruntun Di Mijen, Satu Orang Meninggal Dunia”]

“Korban dibawa ke RSUP Kariadi untuk proses lebih lanjut,” ujarnya saat dihubungi wartawan.

Ia menjelaskan, kejadian itu bermula ketika truk bernomor polisi H-1885-FH berjalan dari arah Timur (PT. Eswin Mandiri ) ke arah Barat atau Jalan RM Hadi Soebeno. Kemudian, truk warna hijau yang dikemudikan Supriyanto (40) warga Tanjungmas, Semarang Utara itu tiba-tiba diduga mengalami mesin mati.

“Diduga mesin dalam keadaan mati didalam Pabrik dan kondisi jalan menurun. Pengemudi sudah berusaha menyalakan mesin namun tidak bisa,” tuturnya.

Selanjutnya, karena tidak bisa mengendalikan truknya, kemudian terjadi kecelakaan dengan motor beat bernomor polisi H-5639-SU dan bus bernomor polisi H-1473-BM yang dikendarai Kristianto (57) warga Salatiga.

“Kecelakaan dengan pemotor yang berjalan dari arah Utara (Jerakah) kearah Selatan (Cangkiran) dan Bus yang berjalan dari arah Selatan (Cangkiran) kearah Utara (Jerakah),” tuturnya.

Saat ini kejadian tersebut sedang dalam penanganan Satlantas Polretabes Semarang.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Sebuah truk bernomor polisi N 9906 UE diduga gagal menanjak dan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karanggede, Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Truk yang melaju dari Klego menuju Salatiga itu mundur setelah kehilangan tekanan angin pada kompresor, diduga menyenggol sepeda motor sebelum menghantam bangunan. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan mendata dampak yang ditimbulkan.
Gagal Nanjak, Truk alami Laka di Reksosari Suruh, Motor dan Bangunan jadi Korban
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga