URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Mobil yang dikemudikan oleh Anggota DPRD Provinsi Jateng bernama Riyono menabrak empat orang yang sedang membeli cilok di depan minimarket Jalan Prof. Dr. Hamka, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang

Mbak Google

KABAR RASIKA

Penyebab Anggota DPRD Tabrak 4 Pejalan Kaki di Semarang, Polisi: Ngantuk, Kelelahan

Penyebab Anggota DPRD Tabrak 4 Pejalan Kaki di Semarang, Polisi: Ngantuk, Kelelahan

Penyebab Anggota DPRD Tabrak 4 Pejalan Kaki di Semarang, Polisi: Ngantuk, Kelelahan

featured-img

RASIKAFM.COM SEMARANG – Mobil yang dikemudikan oleh Anggota DPRD Provinsi Jateng bernama Riyono menabrak empat orang yang sedang membeli cilok di depan minimarket Jalan Prof. Dr. Hamka, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang pada Senin (23/1/2023) sekira pukul 12.00 WIB.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kepolisian menduga penyebab insiden lalu lintas itu dikarenakan pengemudi dalam kondisi yang tidak fit atau bugar. “(Penyebab) ngantuk, kelelahan,” ujar Kasubnit II Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Ipda Mohamad Fahrudin saat dihubungi kumparan, Selasa (24/1/2023).[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Fahrudin mengaku pihaknya akan mengupayakan kasus tersebut berakhir damai. Hal itu lantaran pengemudi sanggup untuk bertanggung jawab terhadap empat korban yang ditabrak.

“Arahnya ke sana RJ (Restorative Justice), arahnya damai pengemudi bertanggungjawab semua. Iya (tetap lakukan pemeriksaan) diperiksa,” bebernya.

Hingga saat ini, masih ada korban yang menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara, Riyono tidak menderita luka serius akibat tabrakan tersebut.

“(Riyono) ndak papa, tidak dirawat. Kalau korban masih ada yang opname,” katanya.

Sebelumnya, insiden itu bermula saat mobil Innova bernopol H-1265-QW yang dikemudian Riyono melaju dari dari arah timur (Tugu) menuju ke arah barat (Permata Medika). Saat dilokasi, mobil tersebut oleng dan menabrak empat korban yakni Ibrahim (44) dan Sutartini (52) warga Ngaliyan, Aris Nurdiyanto (22) warga Boyolali serta Arifin (40) warga Tugu.

Usai terlibat kecelakaan, para korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. “Ibrahim mengalami luka ditangan kanan, Sutartini luka di wajah, tangan dan kaki lecet, Aris kaki kanan patah kaki kiri lecet serta Arifin kaki kiri patah dan luka terbuka. Keempat korban dibawa ke RS Permata Medika untuk penanganan medis,” jelas Fahrudin.

BACA JUGA :

Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
molinas
Menimbang Motor Listrik Nasional, Antara Transisi Energi, Risiko Kemacetan, dan Keselamatan Jalan