URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tim Labfor Polda Jateng bersama Tim Inafis Polrestabes Semarang melakukan penyelidikan terkait kabakaran relokasi Pasar Johar yang terletak di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Penyelidikan Kebakaran Di Relokasi Pasar Johar, Tim Labfor Polda Jateng Amankan Instalasi Listrik

Penyelidikan Kebakaran Di Relokasi Pasar Johar, Tim Labfor Polda Jateng Amankan Instalasi Listrik

Penyelidikan Kebakaran Di Relokasi Pasar Johar, Tim Labfor Polda Jateng Amankan Instalasi Listrik

featured-img

SEMARANG – Tim Labfor Polda Jateng bersama Tim Inafis Polrestabes Semarang melakukan penyelidikan terkait kabakaran relokasi Pasar Johar yang terletak di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (2/2/2022) sekira pukul 18.30 WIB. Menurut informasi yang diperoleh, terdapat ratusan kios yang ludes akibat terlalap api.[irp posts=”33529″ name=”Polisi Lakukan Pengamanan Paska Kebakaran Relokasi Pasar Johar Semarang Untuk Penyelidikan”]

Kasubdit Fisika dan Komputer Forensik (Fiskomfor) Labfor Polda Jateng, AKBP Totok Tri Kusuma Rahmad mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, pihaknya telah mengamankan beberapa sempel yaitu abu arang dan instalasi listrik.

Nantinya, sampel atau barang bukti sementara yang didapatkan tersebut, akan dilakukan uji laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan keperluan penyelidikan terkait penyebab kebakaran di Pasar Tradisional itu.

“Untuk sementra cuma abu arang sama instalasi listrik. Antara (ditemukan) di F 3 (blok) sama F 4,” ujar AKBP Totok di lokasi kejadian, Kamis (3/2/2022).

Totok menjelaskan, langkah awal dalam melakukan penyelidikan penyebab kebakaran relokasi Pasar Johar, pihaknya mengamankan beberapa saksi kemudian langsung melakulan olah tempat kejadian perkara (TKP). Lebih lanjut, Totok juga masih belum bisa menduga dan memastikan penyebab ratusan kios yang terbakar tersebut.

“Dari keterangan saksi yang kita terima kita lihat ke lapangak bagaimana kondisinya. Lalu kita periksa ke TKP,” bebernya.

“Untuk dugaan sementara kita belum berani, karena kita harus menunggu hasil di lab apa yang didapatkan hasil di lab gimana nanti kita juga laporkan dulu ke kepala (Kapolda Jateng),” lanjut Totok.

Menurutnya, dari keterangan yang diterima, saksi melihat secara langsung ada asap dari kios yang diduga menjadi awal terjadinya kebakaran.

“Untuk saksi ada dua yang melihat secara langsung ada asap itu dari penjaga pasar. Kita periksa kios F 3 dan F 4. Kios yang diperiksa yang dua kosong yang satu gerabah,” imbuhnya.

Dalam pantauan sejak pukul 10.00 WIB, Tim Labfor Polda Jateng dan Tim Inafis Polrestabes Semarang telah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut.

Lokasi yang diduga menjadi awal kebakaran juga dipasangi police line saat pemeriksaan berlangsung. Polisi juga terlihat sudah mengamankan sampel yang diduga barang bukti yang bisa menjadi petunjuk penyebab kebakaran raturan kios itu.

Disamping polisi melakukan penyelidikan, para pedagang yang terdampak kebakaran juga tengah membersihkan lapaknya dan mencari barang-barang yang masih bisa untuk dijual kembali.

BACA JUGA :

Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga