URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
"Federasi Advokat Republik Indonesia (Ferari) harus melindungi dan mengawal masyarakat desa dan kota untuk mendapat hak yang sama" Papar Ketua Umum Ferari Teguh Samudera

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peringatan Ultah Ke 4 Ferari, Wujudkan Advokad Yang Profesional Relijius Dan Berintegritas

Peringatan Ultah Ke 4 Ferari, Wujudkan Advokad Yang Profesional Relijius Dan Berintegritas

Peringatan Ultah Ke 4 Ferari, Wujudkan Advokad Yang Profesional Relijius Dan Berintegritas

Peringatan Ultah Ke 4 Ferari, Wujudkan Advokad Yang Profesional Relijius Dan Berintegrit Kehadiran Federasi Advokat Republik Indonesia (Ferari) akan menjamin hak konstitusional setiap warga negara untuk menjadi advokat yang profesional, relijius, dan berintegritas.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum Ferari Teguh Samudera, kepada wartawan dalam acara HUT ke 4 organisasi ini.
Menurutnya anggota Ferari harus melindungi dan mengawal masyarakat desa dan kota untuk mendapat hak yang sama. “Harapan kami, dengan perlindungan hak konstitusional ini maka akan tercipta situasi masyarakat yang berkeadilan dan mendapat kesejahteraan,” jelasnya di Bandungan Kabupaten Semarang Rabu 10 November2021

Teguh mengungkapkan saat ini ada banyak organisasi advokat. “Ini karena tidak mungkin ada organisasi tunggal untuk advokat, semua berhak membentuk organisasi. Kita juta mendukung dan mensuport organisasi yang sudah ada untuk bersama-sama maju demi menciptakan advokat yang berkualitas,” terangnya.

Ferari sendiri, menurut Teguh, organisasi yang berdasar pada tali persahabatan dan persaudaraan. “Karena berdasar hal tersebut, Ferari tidak akan terpecah. Kita semua saudara dan sahabat dalam organisasi ini,” jelasnya.

Ketua Panitia, Hermawan Naulah saat diwawancarai media

Dilain pihak Ketua panitia peringatan Hari Jadi ke-4 Ferari Hermawan Naulah yang didampingi Ketua DPC Ferari Salatiga Nur Adi Utomo mengatakan kegiatan dihadiri perwakilan dari DPD Riau, NTB, DKI Jakarta dan Jatim. “Selain itu juga dihadiri seluruh pengurus dari DPC se-Jawa Tengah,” ungkapnya.

Hermawan berharap kehadiran Ferari bisa menjadi pemersatu advokat di Indonesia. “Advokat jangan terpecah, kita harus dewasa dan solid dalam menghadapi perbedaan,” terangnya. Hermawan menegaskan profesi advokat harus amanah, mengayomi dan bukan malah memprovokasi.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved