KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Peringati Hari Lansia Nasional, Kemenkes RI Lakukan Screening Ratusan Lansia di Kabupaten Semarang

Peringati Hari Lansia Nasional, Kemenkes RI Lakukan Screening Ratusan Lansia di Kabupaten Semarang

Peringati Hari Lansia Nasional, Kemenkes RI Lakukan Screening Ratusan Lansia di Kabupaten Semarang

Petugas kesehatan Puskesmas Banyubiru melakukan screening kesehatan terhadap ratusan lansia di Ponpes Kasepuhan Raden Rahmat, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang baru-baru ini. (Foto/IST)

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Kaum lanjut usia (lansia) adalah kelompok umur yang perlu mendapatkan perhatian khusus dalam bidang kesehatan. Sebagai salah satu kelompok yang rentan, lansia membutuhkan peran serta masyarakat untuk menjaga kesehatan sebagai antisipasi agar terhindar dari berbagai penyakit kronis.

Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional ke-27 tahun 2023, Kemenkes RI bersama Indonesia Ramah Lansia (IRL) dan Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat menggelar kegiatan screening kesehatan lansia. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan kesehatan lansia melalui pemeriksaan laboratorium sederhana (gula darah, kolesterol, asam urat) dibantu petugas kesehatan Puskesmas Banyubiru.

Skrining yang dilakukan antara lain tingkat kemandirian, status gizi, status mental dan koqnitif seperti Geriatric Depression Scale (GDS), Abbreviated Mental Test (AMT), dan Activity Daily Living (ADL).

Ketua pelaksana kegiatan wilayah Semarang, M. Solikhin menuturkan, kegiatan ini adalah amanah Peraturan Menteri Kesehatan RI yang harus dilaksanakan minimal satu kali dalam setahun.

“Screening lansia ini diperuntukkan bagi warga negara yang sudah menginjak usia 60 tahun atau di atas 60 tahun. Negara mengamanahkan ini seperti yang tertuang dalam Permenkes RI No. 4 tahun 2019”, tuturnya yang juga Direktur Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat ini, Sabtu (17/6/2024).

Dijelaskan Solikhin, Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat Semarang menjadi tuan rumah pelaksanaan Screening Kesehatan Lansia ini. Kegiatan mulai digelar pada Rabu (14/6) dengan menyasar 90 lansia di Kecamatan Banyubiru.

“Untuk Provinsi Jawa Tengah, screening kesehatan lansia dilakukan di dua Kabupaten, yakni Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Semarang,” jelasnya.

Sementara Direktur Indonesia Ramah Lansia (IRL), Dwi Endah mengatakan, untuk wilayah kerja Kabupaten Semarang IRL mempercayakan pelaksanaan kegiatan kepada tim Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat sebagai leader officer.

“Kami berterima kasih dapat bekerjasama dengan Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat, untuk melakukan screening kesehatan terhadap 300 lansia di Kabupaten Semarang dan merupakan representasi Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya.

Selain Kecamatan Banyubiru, lanjut Endah, pelaksanaan screening kesehatan lansia ini juga dilakukan di dua kecamatan lainnya di Kabupaten Semarang, yaitu Kecamatan Ambarawa dan Kecamatan Tuntang.

“Kegiatan Screening Kesehatan Lansia ini sendiri dibagi menjadi empat sesi. Sesi kedua dilaksanakan Jum’at (16/6/2023) di Kecamatan Ambarawa, dengan menyasar 50 lansia. Sesi ketiga akan dilaksanakan di Kecamatan Tuntang, dengan sasaran 139 lansia, dan sesi terakhir di Kecamatan Banyubiru, Dusun Ngaglik menyasar 30 lansia,” pungkasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis