URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
2.3.4.4b. yang memiliki patogenisitas tinggi membutuhkan kewaspadaan yang lebih tinggi dari semua pihak terkait di Indonesia. Kemenkes RI telah mengeluarkan Surat Edaran yang meminta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten/Kota, hingga Pelabuhan seluruh Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap flu burung ini.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kemenkes Minta Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Flu Burung dengan Patogenisitas Tinggi Subtipe H5N1 Clade Baru 2.3.4.4b di Seluruh Indonesia

Kemenkes Minta Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Flu Burung dengan Patogenisitas Tinggi Subtipe H5N1 Clade Baru 2.3.4.4b di Seluruh Indonesia

Kemenkes Minta Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Flu Burung dengan Patogenisitas Tinggi Subtipe H5N1 Clade Baru 2.3.4.4b di Seluruh Indonesia

featured-img

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah mengeluarkan Surat Edaran pada Jumat, 24 Februari 2023, yang meminta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten/Kota, hingga Pelabuhan seluruh Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap HPAI (Highly Pathogenic Avian Influenza) atau flu burung dengan patogenisitas tinggi subtipe H5N1 clade baru 2.3.4.4b.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap flu burung antara lain adalah melakukan kerjasama dengan instansi yang membidangi fungsi kesehatan hewan dan sektor terkait lainnya, menyiapkan fasilitas kesehatan untuk pelaksanaan kasus suspek flu burung, dan meningkatkan kapasitas Labkesmas untuk pemeriksaan sampel dari kasus dengan gejala suspek flu burung.

Selain itu, dapat dilakukan promosi kesehatan melalui penyuluhan dan penggerakan masyarakat dalam mewaspadai flu burung dengan mengimbau masyarakat untuk hidup sehat dan bersih, melaporkan ke Dinas Peternakan jika ada kematian unggas secara mendadak dan dalam jumlah banyak, serta segera mengunjungi fasilitas kesehatan bila mengalami gejala flu burung dan ada riwayat kontak dengan faktor risiko.

Kemenkes berharap, puskesmas dapat melapor kurang dari 24 jam ke dinas kesehatan kabupaten/kota melalui sistem Surveilans Berbasis Kejadian (EBS) dan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) tiap ditemukan kasus suspek flu burung.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota/Kabupaten diharapkan untuk segera melapor kurang dari 24 jam ke Public Health Emergency Operation Center (PHEOC) Direktorat Jenderal P2P, dan berkoordinasi dengan instansi setempat yang membidangi fungsi kesehatan hewan.

Kemenkes juga mengimbau untuk mengintensifkan surveilans dan Tim Gerak Cepat dalam mendeteksi sinyal epidemiologi.

Daerah yang menjadi sentinel surveilans Influenza Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dini untuk penemuan kasus suspek flu burung di daerah yang terjadi KLB (Kejadian Luar Biasa) flu burung pada unggas.

Kantor kesehatan pelabuhan juga diminta untuk meningkatkan pengawasan pada pelaku perjalanan luar negeri dan dalam negeri di pelabuhan, bandar udara, dan pos lintas batas darat negara.

Selain itu, diharapkan melakukan pemeriksaan dan penanganan kasus jika ditemukan orang dengan gejala influenza Like Illness (ILI), serta melaksanakan sosialisasi dan koordinasi dengan seluruh sektor di wilayah kerja kantor kesehatan pelabuhan.

Saat ini, perkembangan situasi penyebaran Virus Influenza A (H5N1) clade baru 2

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) di Semarang, Kamis (2/7/2026), untuk memperluas akses pendampingan kesehatan mental tanpa biaya. Masyarakat dapat berkonsultasi secara privat melalui aplikasi JNN Ext 2 pada hari dan jam layanan yang ditetapkan, dengan psikolog dari delapan rumah sakit milik Pemprov Jateng, sebagai langkah deteksi dini masalah psikologis dan pengurangan stigma.
Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis Secara Online lewat Logis
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga