URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peringati HUT Polwan, Kapolda Dorong Polwan Jadi Kapolres

Peringati HUT Polwan, Kapolda Dorong Polwan Jadi Kapolres

Peringati HUT Polwan, Kapolda Dorong Polwan Jadi Kapolres

featured-img
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun Polwan Ke 73 yang dilaksanakan di Poncowati Hall Hotel Patra Semarang, Rabu (1/9/2021).

RASIKAFM – Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi didampingi Wakapolda, Brigjen Pol Abioso Seno Aji, menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun Polwan Ke 73 yang dilaksanakan di Poncowati Hall Hotel Patra Semarang, Rabu (1/9/2021).

Dalam kesempatan tersebut Luthfi mengaprediasi atas prestasi yang ditorehkan oleh para polwan. Selain itu, kata Luthfi, profesionalisme Polwan dinilai sejajar dengan pria dalam menjalankan tugas.

“Oleh karena itu, saya tidak ragu untuk mendorong polwan menjadi Kapolres. Polwan Polda Jateng harus ada yang jadi Kapolres,” ujar Luthfi seperti rilis yang diterima Kamis (2/9/2021).

Luthfi menambahkan, selain dedikasi Polwan kepada Polda Jateng, juga ditunjukkan dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Kabid dokkes kita, dr Hastri, kan polwan. Penanganan krisis pandemi khususnya di Kudus dulu, dapat kita laksanakan dengan baik. Salah satunya berkat inovasi beliau. Totalitasnya dalam bekerja patut diacungi jempol,” paparnya.

Disisi lain, berkat kinerja yang luar biasa, peran Polda Jateng dalam menangani pandemi mendapat apresiasi dari Pemerintah.

Dalam kegiatan yang bertajuk Transformasi Polri yang Presisi itu, Polwan siap mendukung percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat menuju sehat dan pemulihan ekonomi nasional Indonesia maju.

“Saya berharap peran ini berjalan seimbang, karena sukses di rumah tangga juga berpengaruh pada prestasi di kantor. Baik suami maupun istri,” tandas Kapolda.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda dan Wakapolda Jateng memberikan sejumlah penghargaan kepada enam polwan berprestasi serta hadiah bagi pemenang lomba v-log yang diselenggarakan Polda Jateng.

Sejumlah polwan berprestasi itu antara lain AKBP Yolanda Evalyn Sebayang yang sukses membuat aplikasi pelayanan dan pengawasan online pengadaan (POLADA).

Selanjutnya, Kompol Eka Yuniastuti dan Briptu Sri Budi Utami dari Bidhumas yang tampil menjadi Best Contributor Viral Pada Seluruh Platform Media Sosial. Lalu Iptu Dyan Wulandari, yang sukses menangani perkara kriminalitas menonjol di Polres Karanganyar.

“Serta Bripka Septiani Panca Pratiwi, bhabinkamtibmas Polres Pati yang berhasil membuat inovasi program sedekah sampah di wilayah penugasannya,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan