URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Agung Novianto Margarena warga Maluan, Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali yang merupakan anak dari seorang buruh tani yang kini telah mewujudkan mimpinya sebagai PNS Kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Perjuangan Agung, Kuliah Sambil Jadi Tukang Cuci Piring, Kini Jadi PNS di Kota Salatiga.

Perjuangan Agung, Kuliah Sambil Jadi Tukang Cuci Piring, Kini Jadi PNS di Kota Salatiga.

Perjuangan Agung, Kuliah Sambil Jadi Tukang Cuci Piring, Kini Jadi PNS di Kota Salatiga.

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Agung Novianto Margarena warga Maluan, Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali yang merupakan anak dari seorang buruh tani yang kini telah mewujudkan mimpinya.

Dengan menggunakan seragam Korpri, Agung panggilan akrabnya telah di ambil sumpah jabatan sebagai PNS Kota Salatiga pada Kamis 17 November 2022 di Ruang Plumpungan lantai 4 Gedung Setda Kota Salatiga oleh Pj Wali kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi.

Di balik rutinitasnya yang sekarang sebagai PNS di Bappeda Kota Salatiga, siapa sangka ia punya kisah perjalanan yang panjang.seperti yang dikutip laman media online Salatiga.

Agung mengenyam pendidikan kursus di LPK selama setahun dikarenakan ketiadaan biaya untuk kuliah.
Dengan semangat yang besar Agung memutuskan untuk mengejar impiannya dengan melanjutkan kuliah di program studi Manajemen Bisnis Syariah IAIN Surakarta dan S2 Program Magister Manajemen di UNS.

Alumni SMAN 1 Teras tersebut berhasil meraih kuliah S1 tanpa biaya dengan beasiswa Bidikmisi dan juga melanjutkan kuliah S2 tanpa biaya dengan beasiswa LPDP Kemenkeu.

Selama kuliah Agung tidak pernah meminta uang saku pada orang tuanya yang berprofesi sebagai buruh tani dan buruh pabrik.
Dengan perjuangnya hingga tahap lulus perkuliahan, putra kedua pasangan dari Margono dan Tri Soroweti ini berhasil menamatkan studi S1 dengan IPK 3,74 dan IPK S2 3,89 dengan predikat cumlaude.

Agung mengaku bahwa perjuangannya semasa kuliah tidak mudah, berbagai pekerjaan sampingan ia jalani.

“Semasa kuliah S1 saya pernah menjadi tukang cuci piring di warung soto area Kartasura hingga menjadi petugas kebersihan dan pelayanan di salah satu pemancingan sekaligus resto di area Pengging,” kata Agung.

Setelah lulus S1, ia tidak langsung melanjutkan S2 tetapi bekerja di salah satu bank swasta.

“Merasa haus akan pendidikan saya mencoba mendaftar S2 melalui beasiswa LPDP Kemenkeu pada September tahun 2018, akhirnya lolos,” jelasnya.

Kemudian sebelum lulus S2, keberuntungan berada di tangan Agung, karena pada November 2019 pendaftaran CPNS dibuka.

Dengan meminta restu orang tua Agung mendaftar sebagai pegawai Bappeda Kota Salatiga.

Beberapa tahapan seleksi perlu dilalui dalam proses ini yaitu seleksi administrasi, tes SKD dan tes SKB.

Agung berhasil lolos tes administrasi serta meraih peringkat pertama Latsar angkatan 50 dan melangkah pada tes SKB.

“Restu orang tua itu sangat mujarab, sehingga saya berhasil lolos dengan nilai 379 tertinggi se formasi Bappeda Kota Salatiga hingga lolos beasiswa LPDP itu berkat doa kedua orang tua,” paparnya.

Setelah melalui perjuangannya, Agung berpesan bahwa jika ada kemauan yang besar alam semesta akan bahu membahu mewujudkannya.

Yang penting ada kemauan besar dan kita mau mengikhtiarkan Tuhan pasti akan mengabulkannya.

“Setiap orang bisa mengubah masa depannya asal ada kemauan dari hati dan melakukannya hingga tidak pernah lelah untuk mengejarnya,” katanya. ( rief )

BACA JUGA :

Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga