URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Perlu Dukungan Sebagai Pemantik untuk Bangkitkan Kembali UMKM Batik

Perlu Dukungan Sebagai Pemantik untuk Bangkitkan Kembali UMKM Batik

Perlu Dukungan Sebagai Pemantik untuk Bangkitkan Kembali UMKM Batik

featured-img

UNGARAN – Menurunnya kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Semarang membuat pemerintah daerah setempat menerapkan kebijakan berupa pelonggaran di berbagai sektor. Hal itu juga berdampak kepada para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang perlahan mulai menggeliat.

Salah satu UMKM yang mulai bangkit kembali adalah batik. Seperti yang terlihat dalam ajang ‘Batik Corner’ yang diselenggarakan oleh Melva Balemong Hotel and Resort, Ungaran, Kabupaten Semarang.

“Batik Corner ini sebagai bentuk dukungan kami agar UMKM khususnya batik bisa kembali bangkit di masa pandemi,” kata Public Relation Melva Balemong Hotel and Resort Je Aprilianin, Kamis (7/10/2021).

Dijelaskan Je, Batik Corner digelar sepekan mulai tanggal 4 hingga 10 Oktober 2021 dengan diikuti berbagai pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Semarang dan sekitarnya.

“Sebenarnya yang mau ikut banyak, cuma karena pertimbangan satu dan lain hal sehingga terpaksa kita batasi. Semoga dengan adanya event ini, masyarakat bisa tertarik ke sini dan roda ekonomi pelaku UMKM bisa kembali berputar,” harapnya.

Olif, pemilik Wastra Batik Semarang mengakui masa pandemi adalah masa-masa sulit bagi keberlangsungan UMKM miliknya. Penurunan jumlah pesanan yang cukup signifikan berimbas pada omset yang ia dapatkan.

“Kami berusaha bangkit kembali dengan memutar otak bagaimana caranya agar produk batik tetap diminati di masa pandemi. Alhamdulillah tercetus ide untuk bikin masker dan APD batik. Selain itu kami juga aktif melakukan pelatihan batik secara virtual. Terlebih dengan acara ini, harapannya para tamu yang berkunjung menjadi kenal dan tertarik dengan produk batik Semarangan kami,” kata dia.

Halaman 1 dari 2

BACA JUGA :

Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved