KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Perlu Perda, FKUB Jamin Tidak Ada Ormas Radikal dan Intoleran di Kota Salatiga

Perlu Perda, FKUB Jamin Tidak Ada Ormas Radikal dan Intoleran di Kota Salatiga

Perlu Perda, FKUB Jamin Tidak Ada Ormas Radikal dan Intoleran di Kota Salatiga

[@]Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit menegaskan diperlukan segera dibentuk Peraturan Daerah (Perda) tentang organisasi kemasyarakatan (ormas).

Perda ini ke depan bakal mengatur fasilitasi bagi ormas lokal Salatiga. Sebab selama ini fasilitasi terjadi hanya kepada ormas vertikal saja sehingga kurang optimal dalam masyarakat.

“Perda tersebut nantinya akan mengakomodir dan memfasilitasi adanya ormas lokal. Sebab selama ini yang mendapatkan fasilitas adalah ormas vertikal,” kata Dance Ishak Palit, saat audiensi dengan Ormas di Salatiga, Selasa (25/7/2023) malam.

Muttaqin dari Pemuda Muhammadiyah Salatiga mengusulkan agar ada pendidikan menyikapi berita hoax. Menurutnya memang sulit membedakan berita hoax tersebut dan terkadang berita hoax itu lebih menarik.

Sedangkan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) KH Nur Rofiq memberikan dan menjamin (garansi ) bahwa di Salatiga Jateng tidak ada ormas yang radikal dan intoleran.

“Saya sudah berkoordinasi dengan pemuka agama agar menolak jika ingin masuk ke Kota Salatiga termasuk kepada Kesbangpol. Salatiga tidak ada ormas radikal,” kata Nur Rofiq.

Kepala Bakesbangpol Salatiga, Valentino Tanto Haribowo mengungkapkan jumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Salatiga hingga pertengahan 2023 yang terdaftar sebanyak 186 ormas.

“Jumlah ormas di Salatiga yang terdaftar sebanyak 186,” kata Kepala Bakesbangpol Salatiga, Valentino Tanto Haribowo saat Audiensi Ormas dengan Pj Walikota Salatiga,Selasa (25/7/2023).

Ia mengungkapkan audiensi ini dilakukan dalam rangka menjaga hubungan agar tetap harmonis antar sesama organisasi di Salatiga.

Selain itu juga untuk menjaga situasi agar tetap kondusif menjelang pemilu tahun 2024 dan menumbuhkan semangat toleransi di Salatiga sehingga gelar kota tertoleran tetap di Salatiga.

Dari 186 organisasi yang terdaftar di Kota Salatiga, bahwasannya 70 peserta audiensi dengan keterwakilan masing-masing organisasi, dengan demikian hadir 35 organisasi. Ke depan kami akan undang dalam acara yang sama bagi organisasi yang belum kita undang,” kata Valentino T Haribowo.

 

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]