KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Perlu Perda, FKUB Jamin Tidak Ada Ormas Radikal dan Intoleran di Kota Salatiga

Perlu Perda, FKUB Jamin Tidak Ada Ormas Radikal dan Intoleran di Kota Salatiga

Perlu Perda, FKUB Jamin Tidak Ada Ormas Radikal dan Intoleran di Kota Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit menegaskan diperlukan segera dibentuk Peraturan Daerah (Perda) tentang organisasi kemasyarakatan (ormas).

Perda ini ke depan bakal mengatur fasilitasi bagi ormas lokal Salatiga. Sebab selama ini fasilitasi terjadi hanya kepada ormas vertikal saja sehingga kurang optimal dalam masyarakat.

“Perda tersebut nantinya akan mengakomodir dan memfasilitasi adanya ormas lokal. Sebab selama ini yang mendapatkan fasilitas adalah ormas vertikal,” kata Dance Ishak Palit, saat audiensi dengan Ormas di Salatiga, Selasa (25/7/2023) malam.

Muttaqin dari Pemuda Muhammadiyah Salatiga mengusulkan agar ada pendidikan menyikapi berita hoax. Menurutnya memang sulit membedakan berita hoax tersebut dan terkadang berita hoax itu lebih menarik.

Sedangkan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) KH Nur Rofiq memberikan dan menjamin (garansi ) bahwa di Salatiga Jateng tidak ada ormas yang radikal dan intoleran.

“Saya sudah berkoordinasi dengan pemuka agama agar menolak jika ingin masuk ke Kota Salatiga termasuk kepada Kesbangpol. Salatiga tidak ada ormas radikal,” kata Nur Rofiq.

Kepala Bakesbangpol Salatiga, Valentino Tanto Haribowo mengungkapkan jumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Salatiga hingga pertengahan 2023 yang terdaftar sebanyak 186 ormas.

“Jumlah ormas di Salatiga yang terdaftar sebanyak 186,” kata Kepala Bakesbangpol Salatiga, Valentino Tanto Haribowo saat Audiensi Ormas dengan Pj Walikota Salatiga,Selasa (25/7/2023).

Ia mengungkapkan audiensi ini dilakukan dalam rangka menjaga hubungan agar tetap harmonis antar sesama organisasi di Salatiga.

Selain itu juga untuk menjaga situasi agar tetap kondusif menjelang pemilu tahun 2024 dan menumbuhkan semangat toleransi di Salatiga sehingga gelar kota tertoleran tetap di Salatiga.

Dari 186 organisasi yang terdaftar di Kota Salatiga, bahwasannya 70 peserta audiensi dengan keterwakilan masing-masing organisasi, dengan demikian hadir 35 organisasi. Ke depan kami akan undang dalam acara yang sama bagi organisasi yang belum kita undang,” kata Valentino T Haribowo.

 

Kabar Terkini

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang