URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
KH Nur Rofiq, Ketua FKUB Kota Salatiga, apresiasi aparat keamanan TNI/Polri dan stake holder dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pemudik atas adanya pos-pos pengamanan di sepanjang jalur mudik yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

FKUB Apresiasi Kinerja Polres Salatiga Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran 2023

FKUB Apresiasi Kinerja Polres Salatiga Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran 2023

FKUB Apresiasi Kinerja Polres Salatiga Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran 2023

Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kota Salatiga, KH Nur Rofiq.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - FKUB Apresiasi Kinerja Polres Salatiga Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran 2023, hal ini diungkapkan oleh Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kota Salatiga, KH Nur Rofiq.

Menurutnya kerja keras aparat keamanan baik dari TNI/Polri maupun stake holder dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pemudik pada Lebaran Idul Fitri 1444 Tahun 2023 patut diapresiasi.

“kami mengucapkan terimakasih kepada TNI dan Polri yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada pemudik dengan adanya pos-pos disepanjang jalur mudik, sehingga perjalanan mudik ke kampung halaman lancar dan aman” ujarnya.

Ungkapan senada juga disampaikan oleh Marno pemudik asal Bekasi yang sempat ditemui di pospam Salatiga.

Ia menuturkan, dengan adanya rekayasa lalu lintas yaitu one way baik pada saat puncak arus mudik maupun puncak arus balik, perjalanan menjadi jauh lebih lancar.
“Dengan adanya one way, perjalanan menjadi lancar. kita berharap hal ini terus dilaksanakan dan juga lebih diperbaiki lagi, terimakasih kepada pak Polisi semua yang terlibat dalam pengamanan Lebaran Idul Fitri Tahun Ini, perjalanan sangat lancar,” ucap Marno.

Tono pemudik lainnya mengatakan, dengan disediakannya rest area atau tempat istirahat yang dijaga aparat keamanan maupun kantor polisi yang disediakan untuk pemudik melepas penat juga mendapat apresiasi dari masyarakat, mereka lebih merasa aman saat melepas lelah di pospam maupun posyan.

“Kami sempat mampir di kantor polisi wilayah Brebes saat mudik kemarin, lebih aman dan nyaman kalau istirahat di kantor polisi,” ucap Tono yang mudik dengan menggunakan sepeda motor berboncengan dengan istri dan anaknya.

Terpisah, Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan mengatakan, Operasi Ketupat Candi 2023 dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat ada 2 Posyan, 1 Pospam, 1 Pos Terpadu dan 2 Pos Pantau.

“Sampai saat ini di Kota Salatiga tidak ada kejadian menonjol, untuk kepadatan juga dapat segera terurai berkat kesiapsiagaaan anggota di lapangan baik anggota pos maupun Tim Urai yang disiapkan di Polres Salatiga,”jelas Kapolres.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved